Transisi Jaringan 4G, Smartfren Kembangkan "Backbone"
Selain mengembangkan BTS, Smartfren mengembangkan jaringan "Backbone".
Laporan Wartawan Tribun Timur, Masniati
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Mengembangkan jaringan 4G di Indonesia, tahun 2014 merukan tahun transisi teknologi secara nasional oleh Operator penyedia jasa telekomunikasi berbasis teknologi CDMA, PT Smartfren Telecom TBk.
Pasalnya, Smartfren harus siap untuk memberikan layanan maksimal kepada masyarakat khususnya penikmat layanan datanya.
"Tujuan kita adalah bagaimana menyediakan layanan internet cepat menuju teknologi 4G. Karean fokus kita adalah user layanan data," kata Distribution Excelent Manager Area Sulawesi, Lazarus B Tembang pada acara buka puasa manajemen Smartfren dan awak media, di Ruang Acacia Grand Clarion Hotel And Convention, Senin (14/6/2014).
Demi kelancaran layanan, selain mengembangkan BTS, Smartfren mengembangkan jaringan "Backbone".
"Saat ini kita memperbaiki konstruksi jaringan dengan mengembangkan jaringan Backbone yang merupakan tulang punggung jaringan yang menghubungkan dari pusat ke beberapa daerah," tambah Manager Radio Network Optimisation Area Sulawesi Dan Kalimantan, Samsul.
Pengembangan jaringan Backbone tersebut memungkinkan pengguna dapat menikmati layanan jaringan setara dengan 3,5G sepanjang perjalanan. Untuk tahap pertama, Smartfren mengembangkan backbone dari Makassar ke Palopo. (*)