Piala Dunia 2014
Neymar Bakal Dimainkan Saat Lawan Kolombia
Kondisi pemain asal klub Barcelona tersebut terus mengalami progres positif.
TRIBUN-TIMUR.COM -Kabar menggembirakan datang dari kubu Brasil. Bintang utama, sekaligus ikon mereka, Neymar Jr hampir dipastikan bisa merumput saat Tim Samba mendapat tantangan berat dari sesama tim Amerika Selatan, Kolombia, pada perempatfinal putaran final Piala Dunia 2014, di Estádio Castelão, Fortaleza, Sabtu (5/7/2014) dini hari.
Seperti dirilis Sambafoot, kemarin, seorang juru bicara federasi sepak bola Brasil (CBF), mengungkapkan, kondisi pemain asal klub Barcelona tersebut terus mengalami progres positif. Fase penyembuhan yang dikejar tim dokter khusus telah melakukan beberapa hal agar memastikan Neymar bisa sembuh tepat pada waktunya.
"Itu bukan satu masalah untuk pertandingan ini. Dia sedang dalam penanganan untuk benturan keras pada lutut kanan dan benturan lain pada hamstring kiri," jelas Direktur Komunikasi CBF Rodrigo Paiva, di basis latihan Brasil di Teresopolis.
Sebelumnya, Pelatih Brasil Luiz Felipe Scolari kian meragukan peluang bermain Neymar melawan Kolombia setelah ia keluar dalam laga kemenangan dramatis 16 besar melawan Chile di Belo Horizonte dengan 'babak belur' dan memar. "Kami perlu mengevaluasi ini tapi kami akan punya tiga, empat atau lima hari untuk mencoba dan memastikan ia bisa bermain dalam pertandingan mendatang," kata Scolari mengenai Neymar.
Sang pemain memang mengalami benturan keras pada paha setelah berduel dengan Charles Aranguiz, ketika pertandingan baru berlangsung empat menit. Namun, ia terus bermain dan mencetak gol penentu dalam adu penalti yang tuan rumah menang 3-2 untuk maju ke babak delapan besar.
Tidak hanya Neymar, bek tengah David Luiz juga terus mengalami kemajuan besar setelah sempat terindikasi terkena cedera cukup serius. Tambahan kabar gembira lain datang dari gelandang serang Oscar. Pemain asal klub Chelsea ini dinyatakan kembali sehat, setelah timbul kekhawatiran cedera serius usai laga kontra Chile.
Kembalinya Neymar dalam kondisi seratus persen menjadi amunisi tersendiri bagi tuan rumah agar meneruskan mimpi untuk berpesta di negeri sendiri. Maklum, peran pemain berusia 22 tahun ini di Piala Dunia 2014, sangat besar. Pemain lain di barisan depan, seperti Fred ataupun Jo, dianggap tidak bisa menjadi gantungan harapan untuk menjebol jala musuh.
Karakter keduanya yang cenderung sebagai target man, yang notabene hanya menerima bola-bola matang, dianggap hanya menjadi pelengkap. Publik Samba lebih memilih sederet striker yang punya karakter dribel dan menusuk yang tajam. Hal itu didapat pada diri Neymar, juga Hulk. Nama terakhir sempat moncer saat bersua Chile. Namun, dari sisi stabilitas, tetap saja Neymar yang paling baik di antara deretan para bomber tuan rumah.
"Neymar selalu spesial, dan saya mengerti mengapa Brasil begitu menggantungkan harapan padanya. Kami punya kans besar menaklukkan Brasil jika bisa mematikan Neymar. Meski bukan pekerjaan mudah, karena dia punya akselerasi dan akurasi tembakan di atas rata-rata, tapi setidaknya kami akan meredamnya dengan sedikit bermain keras," jelas bek sentral Kolombia, Mario Yepes, di O Globo, kemarin.
Sepanjang perhelatan putaran final Piala Dunia 2014, Neymar memang sangat menonjol. Ia mampu mengemas empat gol dalam empat partai, plus waktu bermain 369 menit.
Kemampuan agresif individunya juga sangat menonjol.
Tercatat, ia sudah mengemas 17 kali aksi menerobos ke pertahanan lawan dengan aksi solo run. Daya jelajah dan akselerasi lari yang cepat, dijamin akan memberi masalah tersendiri bagi lini pertahanan Kolombia.
Bek Brasil, Dani Alves menegaskan, faktor kebugaran Neymar yang sempat menjadi masalah, justru membuat dirinya yakin sang pemilik nomor kostum 10 tersebut justru tak mengalami masalah berarti.
"Motivasinya sangat besar untuk memberikan yang terbaik bagi negaranya pada kesempatan pertama bermain di ajang sangat besar seperti Piala Dunia. Dia sudah sembuh, dan sedang berpikir untuk menaklukkan bek-bek istimewa Kolombia," terang Alves, yang kemarin sudah berenang bersama Neymar di lokasi pusat latihan timnas Brasil.
Neymar sendiri dipastikan akan mendapatkan perhatian lebih ketat dari lini pertahanan Kolombia. Sederet bek tangguh sudah menunggunya, seperti Cristián Zapata, Mario Yepes, Santiago Arias, Pablo Armero, Éder Álvarez, Juan Zúñiga sampai Carlos Valdés.
Pelatih Kolombia, Jose Pekerman, memastikan timnya tidak akan memberi ruang gerak bagi para pemain sekelas Neymar, juga Oscar. "Bagiku mereka adalah sumber masalah besar. Tapi kami sudah memiliki beberapa langkah untuk meredam mereka, dan saya yakin pasti berhasil," tukasnya. (*)