Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Inspirasi Bisnis

Keripil Qta Tersedia dalam Kemasan

Keripik Qta bisa mengolah sekitar 150 kilogram ubi jalar

Penulis: Sakinah Sudin | Editor: Suryana Anas

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sakinah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemilik bisnis Keripik Qta Hasidah, Selasa (01/07/2014), mengungkapkan,  Keripik Qta tersedia dalam dua kemasan, kemasan esklusif dan kemasan biasa.

Dengan dibantu enam pekerjanya, Keripik Qta bisa mengolah sekitar 150 kilogram ubi jalar, atau sekitar seribu kemasan ukuran 150 gram setiap harinya 600 keripik kemasan biasa dan selebihnya kemasan esklusif.

"Kemasan esklusif dibanderol Rp 12 ribu, sedang kemasab biasa seharga Rp 6.500," ujarnya yang juga menjabat sebagai wakil ketua Asosiasi Pengusaha Industri Makanan dan Minuman Indonesia Sulawesi Selatan.

Berkaitan bulan ramadan, Idha berharap bisa meraih untung dua kali lipat dari penghasilan normal. Namun, kata dia, hal tersebut biasanya berlaku 10 hari menjelang Idulfitri.

Hal tersebut, kata dia, karena memang segmen produknya berbeda. Kata dia, produknya bukan pilihan untuk berbuka puasa karena saat berbuka, konsumen lebih memilih yang segar-segar seperti es buah.

Untuk produknya sendiri lebih ke segmen yang lebih luas dan untuk dijadikan cemilan atau oleh-oleh. "Menjelang Idulfitri biasanya permintaan meningkat karena banyak yang menjadikannya sebagai oleh-oleh," katanya.

Idha menambahkan, saat ini produknya sudah bisa ditemui di toko, seperti Alfa Midi, G-Lael  Indo Mode (dan sejenisnya), serta toko oleh-oleh di Makassar. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved