Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Calon Presiden 2014

Wagub Sulsel Terancam Dipecat dari Golkar

Agus Arifin Nu'mang sebagai pembina relawan Jokowi-JK

Penulis: Mahyuddin | Editor: Suryana Anas

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Golkar, Idrus Marham, memastikan sanksi pemecatan bagi kader Golkar yang tidak mendukung pasangan Prabowo-Hatta di Pilpres.

"Siapa pun yang melanggar akan kami pecat sesuai aturan organisasi," kata Idrus Marham di sela-sela kampanye Prabowo di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Selasa (17/6/2014).

Idrus Marham tidak menyebutkan nama kader Golkar Sulsel yang menyimbang di Sulsel.

Namun saat ditanya soal keberadaan Ketua Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Soksi) Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, sebagai pembina relawan Jokowi-JK, Idrus Marham langsung menjawab bahwa SK pemecatan kader Golkar yang melanggar akan diterbitkan pekan ini.

"Mendukung kandidat lain saja kami larang apalagi menjadi ketua tim. Kamis (hari ini) ini kami keluarkan SK pemecatannya," kata Idrus.

Agus yang diberusaha dikonfirmasi belum memberi jawaban. Pesan yang terkirim di ponselnya tak kunjung dibalas hingga berita ini naik cetak.

Namun pernyataan Idrus bertolak belakang dengan Ketua DPD I Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Syahrul menyebut tak ada istilah pecat-memecat di Golkar Sulsel.

"Tidak ada-ji seperti itu. Di Makassar santai-ji," kata Syahrul kepada wartawan di rumah jabatan gubernur, Jl Sudirman, Makassar, Rabu (18/6).

Juru Bicara Golkar Sulsel, Arfandi Idris, menjelaskan, kewenangan pemecatan ada di tangan DPP.

Namun pemecatan tidak serta merta dilakukan DPP tanpa ada cukup bukti dan kategori pelanggarannya.

"Kalau DPP sudah nyatakan cukup bukti itu sah-sah saja," ucap Arfandi. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved