Pemilu 2014

Di Papua, Satu Pemilih Bisa Dapat Uang Rp 10 Juta dari Caleg

Yahya Wally, warga Makassar asal Papua menceritakan masifnya politik uang di kampungnya.

Di Papua, Satu Pemilih Bisa Dapat Uang Rp 10 Juta dari Caleg
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Inilah wajah Pemilu 2014 untuk anggota legislatif di Bumi Cenderawasih. Yahya Wally, warga Makassar asal Papua menceritakan masifnya politik uang di kampungnya.

"Keluarga saya di Papua dapat (uang) Rp 10 kemarin," kata Yahya dalam diskusi terkait dengan Pemilihan Presiden, di redaksi Tribun Timur, Makassar, Senin (2/6/2014).

Yahya menceritakan pragmatisme keluarganya seusai pulang kampung saat hari pemungutan suara, 9 April 2014.

"Di Papua, suara bisa dibeli. Satu suara Rp 500 ribu. Kalau mau dapat uang banyak, sehari bisa memilih beberapa kali," katanya menceritakan.

Yahya menilai, nilai transaksi dalam politik uang di Makassar saat pemilu tak sebanding dengan nilai transaksi politik uang di Papua. Kendati pemilih tetap di Papua sedikit, namun "harga" suara mahal, sama dengan harga barang atau jasa.(*)

Tags
Papua
Penulis: Edi Sumardi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved