Breaking News:

Pemred Tribun Timur Jelaskan Demo Makassar, Fasilitator KID Ngakak

Saat berkunjung sekaligus diskusi soal independensi media di Redaksi Harian Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Minggu (23/3) sore.

Editor: Muh. Taufik
ilham/tribun-timur.com
Diskusi fasilitator KID se-Indonesia soal independensi media di Redaksi Harian Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Minggu (23/3) sore 

MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Fasilitator dan kordinator program sekolah demokrasi se-Indonesia ngakak mendengar penjelasan Pemimpin Redaksi (Pemred) Harian Tribun Timur Dahlan Dahi soal demo mahasiswa Makassar terkenal di Jakarta.

Mereka saat berkunjung sekaligus diskusi soal independensi media di Redaksi Harian Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Makassar, Minggu (23/3) sore.

Diskusi dipandu Direktur LAPAR Sulsel Abdul Karim, Dahlan Dahi diminta KID selaku pemateri bersama Akademisi UIN Alauddin Makassar Dr Firdaus Muhammad.

Bermula saat Direktur Komunitas Indonesia untuk Demokrasi (KID) Reza A Simamora bertanya,"mas, kenapa di Jakarta, di TV nasional, mahasiswa Makassar itu terkenal demonya, bakar ban dan sebagainya?," tanya Reza.

Dahlan Dahi menjawab,"oh satu sisi, wartawan di Makassar produktif, ada demo di mana saja diliput, mahasiswa mau demo, tunggu wartawan dulu baru demo. Kalau tidak menarik demonya, bakar ban tunggu fotografer foto, nah," kata Dahlan Dahi, disambut tawa lebar puluhan aktivis sekolah demokrasi.

Hadir fasilitator KID dalam diskusi ini, yakni, fsilitator KID Jakarta Silvia Ulfa, dan Mita, fasilitator sekolah demokrasi Papua Hendrik Dalo, Darmadi (Aceh), Yenrizal (Sumatera Selatan), Juanto Avol (LAPAR Sulsel), Romi Faslam (Jawa Timur), Sekundus (Kalimantan Barat), Urbanus Ola Hurek (Labuan Bajo NTT),

Selanjutnya, Direktur Walhi Sulsel Asmar yang juga fasilitator sekolah demokrasi Gowa, Rurid Rudianto (Pasuruan Jawa Timur), Bisma (Aceh Utara), Mujib (LAPAR Sulsel), Iksan Apasarui (Papua), Bayu MH (Serang Banten), Yohan Wally (Jayapura), Linny (Parbumulih Sumsel), Frida (Manggarai Barat), Asmar (peserta sekolah demokrasi Gowa), Syuaib (Gowa), Ari Ujianto (Serang Banten), Irham (Jakarta).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved