Zohra: Abraham Samad Jangan Digiring Maju Cawapres

Mestinya Abraham kita minta fokus saja di KPK dulu.

Zohra: Abraham Samad Jangan Digiring Maju Cawapres
Zohra A Baso

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Zohra Andi Baso menilai Abraham Samad jangan digiring untuk maju mencalonkan diri sebagai calon Wakil Presiden RI. Zohra berharap, lelaki yang akrab disapa Openg itu sebaiknya fokus saja di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga masa tugasnya berakhir pada tahun 2015 mendatang.

“Apalagi, Abraham pernah mengatakan bahwa dirinya hanya mau fokus di KPK hingga selesai periodenya. Nah mestinya Abraham jangan terpancing dengan tawaran jadi cawapres,” ujar Zohra yang menghubungi tribun-timur.com via telepon, Rabu (19/3/2014) sore.

Mantan Ketua Presidium Nasional Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) mengatakan hal itu menanggapi wacana Abraham yang beberapa hari terakhir kian santer disebut masuk daftar cawapres Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo.

Zohra dan Abraham adalah dua sosok yang dikenal telah lama akrab di Makassar. Keduanya dikenal sebagai aktivis organisasi nonpemerintah (ornop) yang kritis dan aktif mendorong pemberantasan korupsi di Sulawesi Selatan.

Zohra pernah masuk dalam daftar 23 nama perempuan Indonesia yang dicalonkan Organisasi 1000 Women for the Nobel Peace Prize 2005 bersama-sama 977 perempuan lain dari 153 negara penerima Nobel Perdamaian 2005.

Menurut Zohra, ketidaksetujuannya terhadap Abraham didorong maju sebagai cawapres pada Pilpres 2014 nanti bukan karena peraih gelar doktor ilmu hukum dari Universitas Hasanuddin dinilai tak layak.

“Saya menilai prestasi KPK selama dibawah kepemimpinan Abraham patut diberi apresiasi yang membanggakan. Kendati masih ada sejumlah mega skandal lain yang belum diselesaikannya. Nah mestinya Abraham kita minta fokus saja di KPK dulu,” ujar perempuan kelahiran 17 April 1952 di Labbakkang, Kabupaten Pangkep ini.

Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved