Papan Nama Kantor Diklat Masih Terpancang di Bahu Jl AP Pettarani
Papan nama ini kokoh berdiri dengan tiang besi hampir sekaliber tiang lampu jalan.
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Papan nama Kantor Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemerintah Provinsi Sulsel masih "tertanam" di bahu Jl AP Pettarani, Makassar, hingga Minggu (9/3).
Papan bicara yang terbuat dari besi itu terpancang sekitar 10 centimeter dari garis pinggir masuk ke bahu jalan protokol kota Makassar itu. Tepatnya 30 centimeter dari konstruksi pedestrian (kawasan pejalan kaki) jalan utama terpanjang ketiga Makassar ini.
Papan nama ini kokoh berdiri dengan tiang besi hampir sekaliber tiang lampu jalan. Pengendara diharap berhati-hati saat melintas di depan kantor Irman Yasin Limpo yang juga adik Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini karena papan tersebut berdiri menjurus di bahu jalan. Irman YL baru sebulan dilantik sebagai Kepala Badan Diklat Sulsel.
Papan nama Diklat Sulsel yang tertancap di bahu Jl AP Pettarani, Makassar menambah kesemrawatan di bahu jalan tersebut. Belum lagi pedagang kaki lima (PKL) yang tinggal mukim di atas pedestrian di jalan tersebut sejak 10 tahun terakhir. PKL di kawasan ini bahkan memakai bahu jalan ini untuk usaha warung makan dan tempat parkir kendaraan.
Pada peraturan daerah pemerintah kota Makassar, menyatakan bahwa PKL, reklame, dan parkir kendaraan di larang pada area pedestrian, apalagi di bahu jalan utama seperti Jl AP Pettarani, Makassar.