Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kasus Korupsi Bansos Sulsel

Jadi Tahanan Kota, Andi Muallim Pergi ke Acara Pengantin

Andi Muallim bersama istrinya Nurlina dan diantar oleh sopirnya Ilham. Mereka pergi ke acara pengantin keluarganya.

Penulis: Ansar | Editor: Muh. Taufik

MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.COM -Rumah tersangka kasus korupsi Bansos Andi Muallim di Jl Hertasning Raya Blok E 10 No 3 Kecamatan Pannakukang sangat sepi. Di pos satpam hanya ada satu orang yang duduk menghadap ke sebelah barat sambil menghisap sebatang rokok Dunhill putih.

Pantauan Tribun, Jumat (28/2/2014), sekitar  pukul 21.00 wita, di rumah Andi Muallim yang pintunya menghadap ke barat tersebut Pos satpam terletak di pojok kiri rumah yang seluas dua kali lapangan basket itu. Jumat (28/2).

Dari keterangan satpam yang berjaga, Yudi. Andi Muallim bersama istrinya Nurlina dan diantar oleh sopirnya Ilham. Mereka pergi ke acara pengantin keluarganya. Hanya saja Yadi tidak tahu dimana alamat pengantin tersebut.

Menurut Yadi, tidak pernah ada orang tak dikenalnya termasuk tim intel dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar yang mengawasi rumah Andi Muallim.

"Tidak ada orang lain. Cuma saya di sini yang berjaga-jaga. Saya disini pak sebagai pengurus halamam rumah ini," ujar Yadi.

Di pekarangan depan rumah itu terpaerkir mobil Honda  CRV warna hitam dengan nomor pelat  DD 10 YQ yang menghadap ke selatan dan terletak di depan pos satpam itu. Sementara mobil Pajero warna Silver dengan nomor pelat  DD 1002 AY terparkir di pintu gerbang menghadap ke timur yang terletak di pojok sebelah kanan rumah itu.

Di teras rumah terdapat enam buah kursi warnah merah, seperti kursi makan. Dan di depan teras tergantung tiga buah jaring-jaring bambu sebagai pelindung rumah dari matahari. Kemudian di dekat pagar yang setinggi sekitar dua meter itu terdapat kandang ayam yang berbentuk sangkar berkerucut di dalamnya ada seekor ayam jantan warnah putih.

Sementara rumah dinas yang dihuni Andi Muallim selama menjabat sebagai sekertaris Provinsi yang terletak  Jl Sultan Hasanudin  No 53 Makassar juga sepi. Satpam yang berjaga di rumah tersebut, Makmur, mengatakan rumah tersebut  tak pernah lagi dihuni  sejak Andi Muallim  sejak memasuki masa pensiun. Makmur mengaku tidak mengetahui keberadaan Andi Muallim. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved