Pemilihan Dekan, Universitas 45 Makassar Libatkan HRD Bosowa Group
Ia pun akan mengusulkan pada saat penerimaan mahasiswa baru agar dilakukan proses wawancara
Penulis: Anita Kusuma Wardana | Editor: Ina Maharani
Makassar, Tribun -- Dalam pemilihan dekan di Universitas 45 Makassar, turut melibatkan pihak Human Resource Departement (HRD) Bosowa Group. Kebijakan tersebut diambil setelah manajemen Universitas 45 Makassar beralih ke Yayasan Aksa Mahmud.
Kebijakan tersebut mulai diberlakukan pada pemilihan Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Kamis (14/11/2013). Pemilihan dekan FKIP diikuti tiga kandidat yakni Prof Dr Muh Yunus,MPd, Dr Muh Asdam, MPd, dan Dr Muh Bakri, MPd. Setelah melalui pemungutan suara yang diikuti 13 senator, Prof Dr Muh Yunus, MPd meraih suara terbanyak yakni delapan suara.
"Kandidat yang meraih suara terbanyak belum dipastikan terpilih menjadi dekan karena masih akan mengikuti fit and proper tesy yang dilakukan pihak HRD Bosowa. Ini kebijakan baru sebagai upaya untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas," ujar Prof Muh Yunus kepada Tribun seusai pemilihan berlangsung.
Ia menjelaskan fit and proper test tersebut akan dilaksanakan dalam waktu satu atau dua hari setelah pemilihan serta diikuti seluruh kandidat dekan. Penentuan dekan terpilih berdasarkan hasil pemilihan serta hasil fit and proper test tersebut.
Prof Yunus mengungkapkan jika dirinya terpilih sebagai dekan FKIP Universitas 45 Makassar, program kerja yang bakal ia laksanakan tetap mengacu pada visi FKIPyakni menghasilkan guru progfesional yang memiliki daya saing dengan lulusan perguruan tinggi lainnya.
"Selama inikan lulusan FKIP dari perguruan tinggi swasta terkadang masih dipandang sebelah mata. Untuk itu dalam meningkatkan kualitas lulusan faktor utamanya yakni mahasiswa yang akan diterima,"ujarnya.
Ia pun akan mengusulkan pada saat penerimaan mahasiswa baru agar dilakukan proses wawancara kepada calon mahasiswa, karena menurutnya tak semua orang mampu menjadi guru yang profesional.
Tak hanya itu, Prof Yunus juga berencana membuka kelas internasional untuk program studi Pendidikan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.