HAJI 2013
JK Puji Pelaksanaan Haji Indonesia
Pelaksanaan ibadah haji tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya karena terjadi pengurangan jumlah kuota haji untuk seluruh dunia sebesar 20 persen
Tayang:
Penulis: Dahlan Dahi | Editor: Muh. Taufik
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM-Pelaksanaan ibadah haji tahun ini, berbeda dengan tahun sebelumnya karena terjadi pengurangan jumlah kuota haji untuk seluruh dunia sebesar 20 persen termasuk bagi jamaah haji Indonesia. Menanggapi hal tersebut, mantan Wakil Presiden RI M. Jusuf Kalla, yang juga Ketua Dewan Mesjid Indonesia, menilai jika pelaksanaan haji tahun 2013 ini berjalan dengan baik terutama jamaah haji Indonesia terkelola dengan baik dan lancar oleh Departemen Agama RI.
Pengurangan kuota dan ketatnya Depag RI dalam menerapkan pengurangan tersebut membuat pelayanan bagi jamaah haji Indonesia lebih maksimal. Hal ini terlihat pada saat wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan melontar jumarah di Mina. Yang menurut JK sapaan akrab Jusuf Kalla, adalah momen sangat penting bagi pelaksanaan haji. Bus yang digunakan Departemen Agama RI untuk para jamaah bagus, makanan juga tersedia cukup, perjalanan lancar praktis tanpa kemacetan selain karena hambatan kepadatan kendaraan di saat jamaah haji bergerak serentak dari Arafah menuju Mina.
Tahun ini, "hampir seluruh fasilitas yang dibangun pemerintah Arab Saudi, seperti jalur kereta api, fasilitas di Mina, serta infrastruktur jalan sudah selesai. Sehingga menunjang kelancaran pelaksanaan ibadah haji haji. Membuat seluruh akses terbuka dengan baik," kata JK.
Menurut JK yang tahun ini menunaikan ibadah haji atas undangan Kerajaan Arab Saudi, satu satunya kendala hanyalah pembangunan Mesjidil Haram yang belum rampung sehingga otoritas setempat memperlakukan sistem buka-tutup masuk mesjid. Tetapi "tidak terlalu masalah karena jamaah haji bisa menyesuaikan waktunya masuk mesjid sebelum ditutup oleh para askar yang berjaga jaga menjelang sholat," pungkas JK.