HAJI 2013
Bahas Safari Wukuf, Petugas Haji Indonesia Dikumpulkan
Seluruh petugas jamaah haji bidang kesehatan di kumpulkan, di kantor BPIH Mekkah, Selasa (8/10/2013).
Penulis: Ardy Muchlis | Editor: Muh. Taufik
MEKKAH,TRIBUN-TIMUR.COM-Seluruh petugas jamaah haji bidang kesehatan di kumpulkan, di kantor BPIH Mekkah, Selasa (8/10/2013). Pertemuan ini membahas tentang kriteria jamaah yang akan di safari wukufkan. Safari wukuf adalah saat dimana jamaah yang tak bisa melakukan wukuf dengan sendiri. Biasanya menggunakan bantuan ambulans.
Hal ini disampaikan oleh salah seorang petugas kesehatan jamaah Haji embarkasi Makassar, Dr Aida Shofiyah. Ia mengatakan bahwa dalam rapat tersebut ditentukan berapa jamaah yang akan di safari wukufkan
"Ini sesuai dengan kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh petugas jamaah setempat," jelas Dr Aida dalam pesan singkat melalui Blackberry Massengger (BBM) kepada Tribun Timur, Selasa (8/10/2013).
Ada beberapa kriteria jamaah yang akan disafari wukufkan. Seperti Jamaah tersebut punya penyakit dalam seperti paru-paru, saraf. Jika penyakit ini kronis dan butuh penanganan setiap saat oleh petugas, maka jamaah tersebut bisa disafari wukufkan.
Sementara itu, pihak petugas belum menentukan berapa jamaah yang akan melakukan safari wukuf. Namun diprediksi jamaah yang telah lanjut usia yang akan mendominasi.
"Saat ini masih dalam pendataan terkait jamaah yang harus disafari wukufkan," tambahnya
Menurut data petugas kesehatan jamaah haji, terdapat sekitar 1.465 jamaah tergolong risti yang berpenyakit. Dalam hal ini, mereka butuh penanganan dan pengawasan dari petugas kesehatan. Kuat dugaan pula mereka akan di safari wukufkan.(*)