Efek Kenaikan BBM
Tarif Tak Naik, 200 Taksi Putra Mogok 2 Hari
Sejumlah pengusaha taksi membahas penyesuaian tarif dalam rapat bersama dengan Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sulsel, hari ini.
Penulis: Edi Sumardi | Editor: Ina Maharani
Laporan Wartawan Tribun Timur Edi Sumardi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Imbas dari kenaikan harga BBM bersubsidi jenis premium dan solar, perusahaan taksi di Makassar terpaksa menghentikan kegiatan operasional. Sebanyak 200 armada taksi milik Putra berhenti beroperasi selama dua hari, Senin (8/7/2013) hingga Selasa (9/7/2013). Manajemen tak mampu lagi menutupi pembengkakan biaya operasional akibat kenaikan harga BBM.
"Jika belum ada penyesuaian kenaikan tarif taksi, maka taksi Putra akan terus berhenti beroperasi," kata Manajer Taksi Putra, Daniel di kantor DPRD Sulsel, Selasa (9/7/2013).
Sejumlah pengusaha taksi membahas penyesuaian tarif dalam rapat bersama dengan Komisi D Bidang Pembangunan DPRD Sulsel, hari ini. Pengusaha taksi mengusulkan kenaikan tarif untuk penyesuaian senilai 20 persen hingga 25 persen, anggota DPRD mengusulkan maksimal 15 persen, dan dinas perhubungan, komunikasi, dan informatika mengusulkan maksimal 20 persen.(tribun-timur.com/edi)