Efek Kenaikan BBM
Harga Sembako Juga Sudah Naik
Masing-masing telur ayam ras dari Rp 33 ribu/rak , menjadi Rp 36 ribu/.rak , telur bebek Rp 40 /rak menjadi Rp 45 ribu-Rp 60 ribu /rak.
Penulis: Hasan Basri | Editor: Ina Maharani
MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.comn -- Dampak dari naiknya harga BBM ini juga berimbas terhadap harga kebutuhan pokok di Makassar.
Seperti yang terjadi di sejumlah pasar di Makassar, salah satunya pasar Tamamaung Jalan AP Pettarani Makassar harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik hingga dua kali lipat, seperti cabe besar, harganya sudah mencapai Rp 20 ribu /kilogram padahal sebelumnya hanya Rp 18 ribu/ g. Seperti juga cabe kecli dari Rp 18 ribu/ kg naik menjadi Rp 28 ribu/kg, cabe kecil Rp 14 ribu menjadi Rp 22 ribu/kg dan cabe keriting dari Rp 14 ribu menjadi Rp 22 ribu/kg.
Bukan hanya itu, kebutuhan sembako jenis bawang juga ikut naik, dari Rp 14 ribu/kg menjadi Rp 22 ribu /kg. Wortel Rp 4 ribu menjadi Rp 6 ribu/kg. Sayur bayang, Rp 8 ribu/ikat menjadi 10 ribu/ikat, kacang Rp 17 ribu/liter menjadi RP 22 ribu, kacang merah RP 15 ribu menjadi Rp 27 ribu. Selain itu Ikan katombo dari Rp 150 ribu baskom menjadi Rp 300 ribu.
Hal serupa juga terjadi di pasar Pabaeng-baeng Makassar, harga telur juga mulai merangkak naik sejak kemarin. Masing-masing telur ayam ras dari Rp 33 ribu/rak , menjadi Rp 36 ribu/.rak , telur bebek Rp 40 /rak menjadi Rp 45 ribu-Rp 60 ribu /rak.
Menurut salah seorang pedagang Jumiati harga kebutuhan pokok ini kembali akan mengalami kenaikan, karena harga BBM sudah naik."Pastilah akan dinaikan karena yang pasti sewa mobil juga pasti naik. Kalao kenaikannya kira-kira 10 persen," tuturnya. (*)