Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kepahlawanan Qu Yuan dan Tradisi Kwe Cang

Berdasarkan literatur buku cerita China Kuno. Semasa hidup Qu Yuan

Tayang:
Penulis: Muh. David Aritanto | Editor: Muh. Taufik
GOWA,TRIBUN-TIMUR.COM-Berdasarkan literatur buku cerita China Kuno. Semasa hidup Qu Yuan adalah seorang penyair bijak yang terangkat menjadi Perdana Menteri di Kerajaan Qu.Rabu (12/6/2013)

Namun di masa kejayaan Kerajaan Qu, selain Kerajaan Qu, juga ada enam kerajaan lain. Jumlah kerajaan kecil di masa kerajaan Qu ada tujuh dan sudah termasuk kerajaan Qu didalam ketujuh kerajaan tersebut.

Satu diantaranya dari ketujuh kerajaan lainnya. Ingin menguasai enam kerajaan lainnya. Karena lebih kuat.Qu Yuan kalah karena pengkhianatan didalam Kerajaannya.

Qu Yuan kemudian dilengser dan diasingkan.Ditempat pengasingan.Qu Yuan tidak henti-hentinya merisaukan keadaan Rakyat dan Negara Wilayah yang dipimpinnya.

Hingga suatu ketika, penyair yang juga perdana menteri. Kerayaan Qu yang bernama Qu Yuan mengambil keputusan dengan cara memeluk batu besar, kemudian melompat di tengah sungai yang dalam.

Masyarakat yang sangat menyayangi sosok Qu Yuan yang arif dan bijak. Kemudian ramai-ramai mengambil perahu untuk menyelamatkan perdana menterinya.

Namun jasad Perdana Menteri Qu Yuan tidak didapatkannya.Disinilah cikal bakal lahirnya Lomba Perahu Naga dimusim makan Kwe Cang.Karena jasad Perdana Menteri Qu Yuan tak kunjung ditemukan ditengah sungai.

Masyarakat pun mengambil inisiatif dengan membuang makanan yang berbungkus daun ditengah sungai. Sebagai harapan mengalihkan perhatian hewan sungai dari jasad Perdana Menteri Qu Yuan, agar tidak rusak karena dimakan hewan sungai.

Dari makanan yang berbungkus daun yang dibuang ke sungai inilah,juga cikal bakal lahirnya tradisi makan Kwe Cang bagi seluruh warga Tionghoa diseluruh dunia.Dan ini pula sebabnya.

Di hari makan Kwe Cang, banyak warga Tionghoa yang melakukan rekreasi untuk mandi-mandi dilaut dan saat mereka diatas perahu.

Mereka juga melakukan tradisi membuang Kwe Cang di laut. Sebagai bentuk penghormatan kepada almarhum Perdana Menteri Qu Yuan dan Dewa penjaga laut lepas. Yang tersebut Hae Lion Ong. Atau Dewa yang berkepala Naga. (*)
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved