Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kisah Inspiratif

Belajar Urus UN dari Stensil UMI

Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Nasional, Mansyur Ramly, mengatakan, tugas pokok Balitbang

Penulis: Edi Sumardi | Editor: Edi Sumardi
zoom-inlihat foto Belajar Urus UN dari Stensil UMI
DOK TRIBUN TIMUR
Mansyur Ramly
TRIBUN-TIMUR.COM - Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Nasional, Mansyur Ramly, mengatakan, tugas pokok Balitbang adalah menyelenggarakan ujian nasional atau UN.

Jika UN gagal, maka itu adalah kegagalan balitbang. Biang keroknya karut-marut UN 2013 adalah balitbang. Selama enam tahun memimpin balitbang, pelaksanaan UN di bawah kendalinya hampir tak menimbulkan masalah signifikan.

Dalam wawancara eksklusif dengan Tribun di kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jl Kakatua, Makassar, Senin (15/4/2013), mantan Rektor UMI ini berbagi kisah mengurus UN.

Saat UN tak dapat dilangsungkan on time, Mansyur mendadak ditelepon untuk dimintai masukannya. “Saat ditelepon, kemarin, saya lagi berada di Papua,” ujarnya.

Adik ipar mantan Wakil Presiden RI, Muhammad Jusuf Kalla ini berada di Bumi Cenderawasih dalam rangka akreditasi perguruan tinggi (PT). Selepas menjabat kepala balitbang, dia diberi amanah memimpin Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Dari mengurusi ujian ke mengurusi akreditasi.

Mansyur punya kiat agar UN lancar. Dia pun mengingatkan penggantinya agar fokus mengurusi UN.

Selain harus mengurusi UN, juga Kurikulum 2013 yang diterapkan tahun ajaran 2013/2014.

UN 2013 gagal on time karena masalah distribusi dan pencetakan. “Masalah itu berulang tiap tahun, tapi kondisinya berbeda,” katanya.

Selengkapnya silakan baca melalui harian Tribun Timur edisi, Rabu (17/4/2013).(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved