Jelang Pilkada Makassar 2013
Kalau Ketua PKPI Jadi Wali Kota, Petepete Gratis
Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Makassar (PKPI) Herman Handoko.
Tayang:
Editor:
Ina Maharani
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Meski masih tersisa 10 bulan lebih Pemilihan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar, sejumlah figur lama maupun baru mulai mempersiapkan diri segala
konsep dan program andalannya untuk betarung dalam pilwalkot yang
rencananya dihelat September mendatang.
Salah satu figur atau "muka lama" yang kembali menyatakan diri secara resmi maju di Pilwakot 2013 mendatang adalah Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Makassar (PKPI) Herman Handoko.
Kali ini konsep yang tengah dirintis untuk dicanangkan di pilkada yang diikuti beberapa "pemain lama" adalah konsep atau program gratis transportasi dalam kota (pete-pete).
"Ini adalah salah satu terobosan baru dan program-program yang kami tawarkan mesti berbeda dengan kandidat lainnya," kata Herman Handoko dalam keterangan persnya di Hotel Swiss Belin, Makassar, Selasa (18/12).
Herman yang dijuluki sebagai Ahok Makassar, menilai meski dirinya maju melalui jalur perseorang atau independen, namun dirinya tak gentar melawan para "pemain lama" atau wajah-wajah lama seperti Ketua PDK Sulsel Adil Patu.
Disinggung soal anggaran yang akan digunakan untuk mengakomodir ribuan angkutan umum (petepete) yang menjadi kendaraan gratis bagi masyarakat luas. Kata Herman, dirinya tetap menggunakan dana APBD.
"Uang pemerintahkan banyak,yang peting pengelolaan dananya tidak dikorupsi. Semuanya sudah kami hitung-hitung seberapa besar jumlah dana yang diperlukan," tandas Herman yang seblumnya juga pernah maju di Pilwalkot 2008 lalu berpasangan dengan Ilham Bahri.(*)
Salah satu figur atau "muka lama" yang kembali menyatakan diri secara resmi maju di Pilwakot 2013 mendatang adalah Ketua Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia Makassar (PKPI) Herman Handoko.
Kali ini konsep yang tengah dirintis untuk dicanangkan di pilkada yang diikuti beberapa "pemain lama" adalah konsep atau program gratis transportasi dalam kota (pete-pete).
"Ini adalah salah satu terobosan baru dan program-program yang kami tawarkan mesti berbeda dengan kandidat lainnya," kata Herman Handoko dalam keterangan persnya di Hotel Swiss Belin, Makassar, Selasa (18/12).
Herman yang dijuluki sebagai Ahok Makassar, menilai meski dirinya maju melalui jalur perseorang atau independen, namun dirinya tak gentar melawan para "pemain lama" atau wajah-wajah lama seperti Ketua PDK Sulsel Adil Patu.
Disinggung soal anggaran yang akan digunakan untuk mengakomodir ribuan angkutan umum (petepete) yang menjadi kendaraan gratis bagi masyarakat luas. Kata Herman, dirinya tetap menggunakan dana APBD.
"Uang pemerintahkan banyak,yang peting pengelolaan dananya tidak dikorupsi. Semuanya sudah kami hitung-hitung seberapa besar jumlah dana yang diperlukan," tandas Herman yang seblumnya juga pernah maju di Pilwalkot 2008 lalu berpasangan dengan Ilham Bahri.(*)