Jelang Pilkada Gubernur 2013
KPU Khawatir Bentrok di Pencabutan Nomor Urut Kandidat Gubernur
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulsel khawatir potensi bentrok dalam pengambilan nomor urut kandidat
Sekertaris KPU Sulsel, Annas GS, mengakui khawatiran itu saat bincang-bincang dengan wartawan di Kantor KPU Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Senin (15/10).
"Tolong kerjasama teman-teman media bagaimana ini supaya tidak terjadi masalah. Intinya kita batasi, kandidat hanya boleh membawa 50 orang. Kami minta tidak ada pengerahan massa," kata Annas kepada Tribun.
Menurut Annas, hotel menjadi tempat pencabutan nomor urut kandidat mengingat daya tampung kantor KPU Sulsel kurang.
"Teman-teman wartawan saja kalau datangmi ke sini, maumi penuh kantor, apalagi kalau kandidat. Jadi itu tadi, kantor KPU tidak muat, makanya kita pilih hotel," Annas menambahkan.
Hari ini, KPU Sulsel menjadwalkan rapat pleno penentuan calon. Tiga bakal calon yang tengah dibahas KPU, yakni incumbent Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu'mang (Sayang), Ilham Arief Sirajuddin-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar (IA), dan Andi Rudiyanto Asapa-Nawir Pasinringi (Garudana).
Hingga pukul 14.22 wita, anggota KPU Sulsel belum menggelar rapat pleno tersebut. Sejumlah aparat dari kepolisian dan TNI terlihat berjaga-jaga. (*)