Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Fadel Tewas Diduga Dibunuh Oleh Orangtuanya

Fadel Tewas Diduga Dibunuh Oleh Orangtuanya

Editor: Imam Wahyudi
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM--Muhammad Fadel, bocah enam tahun, meregang nyawa seorang diri di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuang Baji, Makassar, setelah ditinggal pergi ibu kandungnya bernama Haslinda.

Belum diketahui penyebab kematian bocah malang tersebut. Apakah meninggal dunia akibat tindak kekerasan atau serangan penyakit. Hal itu masih dalam penyelidikan aparat Kepolisian Sektor Kota (Polsekta) Tamalate dibantu dengan tim dokter Forensik Polda Sulsel.

“Korban sudah kami bawa ke RS Bhayangkara Makassar setelah dipindahkan dari RS Labuang Baji untuk kemudian kami lakukan otopsi,” kata Kapolsekta Tamalate Ajun Komisaris Polisi (AKP) ,Suaib A Madjid, saat dikonfirmasi di RS Bhayangkara Makassar, Sabtu (6/10/12).

Suaib mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab dan kronologis kejadian meninggalnya bocah malang tersebut.  Pasalnya, pihaknya baru mengetahui kematian korban setelah menerima laporan dan jenazah sudah berada di rumah kakeknya di Jl Bonto Lanra I, Kecamatan Rappocini.

"Kami belum bisa memastikan apakah korban meninggal karena tindak kekerasan atau tidak. Kita tunggu saja hasil otopsinya yang dilakukan tim dokter Forensik Polda Sulsel,” tambah Suaib.

Berdasarkan keterangan kakek Fadel, Daeng Nasir yang ditemui sejumlah wartawan di kediamannya, ia ditelepon Yuli, salah satu anaknya yang tinggal di daerah Kalimantan.

Yuli mengabarkan jika Fadel dalam kondisi sekarat di RSUD Labuang Baji. Yuli mendapatkan informasi tersebut langsung dari Haslinda, yang tak lain adalah kakak kandungnya sendiri.

"Menurut kabar, Haslinda kabur bersama suami barunya. Haslinda memang sejak sebulan lalu tidak tinggal bersama kami. Apalagi ia sudah lama ditinggal oleh suami pertamanya ke Malaysia menjadi TKI. Sampai sekarang kami tidak mengetahui dimana kebaradaanya. Tapi dia betul-betul tega meninggalkan anaknya seorang diri hingga tewas,” ujar Dg Nasri sembari menitikkan air mata.

Setelah mendapat kabar dari Yuli, Daeng Nasri langsung ke rumah sakit dan mendapati Fadel dalam keadaan  terbujur kaku dengan kondisi mulut yang seringkali mengeluarkan air.

Sementara, Ibu korban tidak berada di rumah sakit. Suaib menjelaskan korban dibawa ke rumah sakit oleh ayah tirinya bersama tetangganya menggunakan sepeda motor. Ayah tiri korban diketahui bernama Ansir.

Dari informasi keluarga korban, Ansir dan Haslinda berstatus kawin lari sejak sebulan lalu. Polisi menemukan kejanggalan atas kematian korban karena mulutnya selalu mengeluarkan air kemudian menduga Fadel dibunuh oleh orang tuanya dengan cara ditenggelamkan di rumah kontrakannya di JL Bontoduri 7, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Apalagi menurut keterangan warga setempat yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, korban yang tinggal berdua dengan orang tuanya kerap mendapat penganiayaan oleh orang tuanya.


Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved