CITIZEN REPORTER
Traning of Trainer Literasi Media KPI di Banjarmasin
Laporan: Farhanuddin, Wakil Ketua KPID Sulawesi Barat dari Banjarmasin Kalsel
Penulis: CitizenReporter | Editor: Ina Maharani
Laporan: Farhanuddin, Wakil Ketua KPID Sulawesi Barat dari Banjarmasin Kalsel
Banjarmasin - Dunia pendidikan menjadi salah satu target utama Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) Daerah Sulawesi Barat untuk menjadi mitra dalam bersama – sama mewujudkan penyiaran sehat, siaran yang bebas dari pornografi, pornoaksi dan kekerasan.
Dunia pendidikan dinilaimenjadi mitra strategis dalam melakukan
gerakan Literasi Media, sebuah gerakan melek atau sadar media bagi
masyarakat.
Upaya menjadikan dunia pendidikan untuk menjadi mitra KPI- KPID dalambersama – sama mewujudkan penyiaran sehat disampaikan wakil ketua KPID Sulbar, Farhanuddin, Ahad ( 30/09 ).
Menurutnya pelibatan dunia pendidikan itu menjadi salah satu catatan
penting dari workshop Traning of Trainer Literasi Media KPI pusat
pekan lalu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dalam kegiatan yang ditujukan bagi KPID se Indonesia Timur itu, KPIDSulbar mengutus dua orang komisionernya masing – masing : wakil ketua Farhanuddin serta koordinator bidang pengawasan isi siaran, Munawir Ridwan.
Banjarmasin - Dunia pendidikan menjadi salah satu target utama Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) Daerah Sulawesi Barat untuk menjadi mitra dalam bersama – sama mewujudkan penyiaran sehat, siaran yang bebas dari pornografi, pornoaksi dan kekerasan.
Dunia pendidikan dinilaimenjadi mitra strategis dalam melakukan
gerakan Literasi Media, sebuah gerakan melek atau sadar media bagi
masyarakat.
Upaya menjadikan dunia pendidikan untuk menjadi mitra KPI- KPID dalambersama – sama mewujudkan penyiaran sehat disampaikan wakil ketua KPID Sulbar, Farhanuddin, Ahad ( 30/09 ).
Menurutnya pelibatan dunia pendidikan itu menjadi salah satu catatan
penting dari workshop Traning of Trainer Literasi Media KPI pusat
pekan lalu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Dalam kegiatan yang ditujukan bagi KPID se Indonesia Timur itu, KPIDSulbar mengutus dua orang komisionernya masing – masing : wakil ketua Farhanuddin serta koordinator bidang pengawasan isi siaran, Munawir Ridwan.
Dalam forum itu kami mengusulkan program literasi media masuk
kurikulum, sehingga sejak dini sudah ada pengetahuan tentang tayangan yang postif dan negatif.
Dengan masuk kurikulum gerakan sadar media akan lebih efektif, karena sejak dini siswa diajarkan mulai proses produksi media, selak beluk media hingga dampak dari yang ditimbulkan dari setiap tayangan.
(*)