Breaking News:

Ditegur KPID, Ini Jawaban Pembawa Acara Paccarita

Pembawa acara Pacarita di Radio Gamasi FM, Wandi Gamajaya, mengakui telah menerima dan membaca surat teguran

Ditegur KPID, Ini Jawaban Pembawa Acara Paccarita

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Pembawa acara Pacarita di Radio Gamasi  FM, Wandi Gamajaya, mengakui telah menerima dan membaca surat teguran yang dilayangkan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Selatan terkait acara yang dibawanya.

Menurut Wandi, tidak ada niat sedikit pun acara yang dibawanya bersama Kak Edo itu hendak menyinggung atau mempertentangkan suku, agama, maupun ras (SARA). Perihal  kalimat Fii Sudurinnas yang diguyonkan
menjadi pisang durian nenas itu murni dilontarkan penelepon.

Ketika itu, si penelepon mengajukan teka-teki. Katanya, apa bahasa
Arabnya: pisang, durian, susu, dan nenas. Karena tak bisa menebaknya,
Wandi dan Kak Edo, mengaku menyerah. Lalu si penelepon kemudian
mengatakan bahwa bahasa Arab dari pisang, durian, susu, dan nenas
adalah Fii Sudurinnas

“Saat itu tak bisa langsung dipotong karena sudah terlanjur live.
Kalau siaran tunda, pasti kami potong kalimat itu sebelum diudarakan.
Terkait hal ini, kami sudah tegur si penelepon tersebut agar tidak
mengulang lagi ucapannya di acara Pacarita,” tutur Wandi yang
dihubungi via ponsel, Kamis (27/9/2012) siang.

Wandi menambahkan, setiap awal siaran, ia dan Kak Edo selalu
mengingatkan agar penelepon yang mau bertanya atau memberi jawaban
teka-teki di acara Pacarita tidak menyinggung SARA maupun berbau
porno.

“Jadi kami perlu tegaskan sekali lagi tak ada upaya sedikit pun mau
menyinggung atau mempermainkan ayat suci agama mana pun, termasuk ayat
suci Al Quran. Apalagi kami juga Muslim. Terkait masalah ini, kami
sudah memberikan jawaban tertulis pula ke KPID Sulsel,” tutur Wandi.

Pacarita adalah akronim dari panggung, canda, cerita, dan tawa. Ini
adalah program unggulan Radio Gamasi FM yang mengudara setiap Minggu
dan Rabu malam. Siaran live mulai pukul 19.00 hingga 21.00 wita. (*)
Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved