Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

17 Cerita Pendek Karya Lily Yulianti di Hari Bapak

Buku keempat setelah Makkunrai (2008), Maiasaura (2008), dan terjemahan bahasa Inggris

Tayang:
Penulis: Waode Nurmin |
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Buku keempat setelah Makkunrai (2008), Maiasaura (2008), dan terjemahan bahasa Inggris kumpulan cerita Family Room (Lontar Foundation,2010), Lily Yulianty mencoba kembali hadir dengan tujuh belas kisah dalam buku "Ayahmu Bulan, Engkau Matahari" yang membawakan cerita-cerita dari ruang dapur sampai wilayah konflik.

Dari urusan tepung terigu sampai misi kemanusiaan di Ramallah. Hampir semua tokoh utama adalah perempuan dari beragam usia,ras, budaya dan agama.

Mereka bergelut dengan pencarian jati diri, ketimpangan gender, cinta segitiga, hingga masalah-masalah sosial politis yang kerap menjadikan perempuan sebagai objek. Dilatari ilustrasi yang indah dan detail cerita yang unik, Lily Yulianty Farid menampilkan suara-suara perempuan paling jernih dalam meneriakkan kegelisahan, kemarahan dan perlawanan terhadap ketidakadilan yang kerap terjadi dimanapun mereka berada.

Dalam peluncuran bukunya di d'Juku Resto, Wisma Kalla, Jl Dr Sam Ratulangi, Makassar, Minggu (02/09/2012),  mahasiswi program doktoral Merlbourne University, Australia, ini mempersiapkannya sejak tiga bulan lalu.

"Hampir semua cerita pendek yang ada di buku ini merupakan cerpen yang sudah pernah saya tulis dan terbit di Tempo dan Media Indonesia, dan ada juga beberapa yang baru,"ujar mantan wartawati Kompas ini.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved