EURO 2012
Pelatih Jerman: Percuma Pirlo Dikawal Ketat
pelatih berusia 52 tahun ini menilai, Pirlo tetap akan bisa berkreasi meskipun ditempel ketat oleh para pemainnya.
Hal itu diungkapkan Loew menanggapi laga semifinal yang mempertemukan timnya dengan Italia, Kamis atau Jumat (29/6/2012) dini hari WIB. Italia lolos ke final setelah mengempaskan Inggris 4-2 lewat adu penalti. Sementara Jerman melaju setelah mengalahkan Yunani 4-2.
"Pirlo membawa sedikit pencerahan di Italia. Dia adalah pesepak bola yang luar biasa dan ahli strategi yang brilian. Penjagaan ketat tidak berguna jika diterapkan kepadanya, karena dia sering turun jauh ke belakang dalam beberapa kesempatan," ujar Loew.
Loew mengatakan, Italia telah banyak berkembang semenjak Piala Dunia 2010. Hal tersebut, katanya, dapat dilihat dari permainan "Gli Azzurri" dalam turnamen Eropa tahun ini.
"(Italia dapat bermain) dengan formasi 3-5-2 atau 4-4-2. Kami harus membiasakan bermain dengan sistem seperti itu, di samping kami juga ingin menjaga ritme permainan sendiri," katanya.
Terkait kondisi Bastian Schweinsteiger yang dikabarkan akan absen dalam laga itu, Loew yakin anak asuhnya itu bisa segera pulih. Ia menegaskan, dalam pertandingan tersebut, dirinya akan menurunkan pemain yang berada dalam kondisi prima.
"Tidak ada pemain akan bermain jika kondisinya hanya 95 persen fit. Dia (Schweinsteiger) memiliki beberapa masalah ketika berhadapan dengan Yunani, tetapi dia telah berlatih keras. Dia sangat percaya diri (untuk pulih) dan kami akan membutuhkannya karena dia sangat penting bagi tim," ucapnya.
"Saya tidak akan membuat susunan pemain dengan berpatokan kepada hasil pertandingan melawan Yunani untuk laga selanjutnya, karena Italia jauh lebih kuat daripada Yunani," tegas Loew.(*)