Euro 2012
Queiroz Minta Portugal Tak Tergantung Ronaldo
menurut Queiroz, ketergantungan pada sosok pemain berusia 27 tahun itu di pentas Euro 2012, bakal memiliki risiko yang sangat berbahaya
Penulis: Arif Fuddin Usman | Editor: Ridwan Putra
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA - Mantana pelatih Portugal, Carloz Queiroz, sangat senang dengan penampilan
tim nasional Portugal. Terutama pada aksi bintang Cristiano Ronaldo
yang membuka kran golnya saat melesakkan dua gol ketika mengalahkan
Belanda 2-1, Senin (18/6/2012) lalu.
Hanya saja, menurut Queiroz, ketergantungan pada sosok pemain berusia 27 tahun itu di pentas Euro 2012, bakal memiliki risiko yang sangat berbahaya. Terutama jelang perempatfinal melawan Republik Ceko.
"Portugal sekarang ini memiliki tim nasional disebut Cristiano Ronaldo dan sekelompok pemain yang berlari mengejar dia," kritik Pelatih Timnas Iran tersebut seperti dikutip TVI24.
Di mata Queiroz, pendekatannya sekarang ini seharusnya berbeda. Yakni melihat Ronaldo yang hanya aset untuk sebuah tim. Jangan lebih dari itu. Sebab, jika pada laga perempatfinal nanti, pemain Ceko fokus menghentikan Ronaldo, maka habislah Portugal.
"Beberapa tahun yang lalu tim nasional tercermin pada sosok Luis Figo, Rui Costa, Paulo Sousa, dan Fernando Couto. Ketika mereka pensiun, kini tumpuan terpusat pada Ronaldo," jelas mantan asisten pelatih Manchester United ini.
Rasanya kritik yang dilontarkan mantan asisten Alex Ferguson di klub Setan Merah itu sangat beralasan. Sebab, jika bintang Real Madrid tersebut dalam tekanan dan bermain buruk, tentu kerugian ada di timnas Portugal.
"Harusnya para pemain Portugal sadar, sebelum ia mencetak dua gol ke gawang Belanda, segala kritik diarahkan padanya," pungkas Queiroz, yang menjadi pelatih Iran sejak April 2011. Queiroz dipecat oleh Federasi Sepakbola Portugal pada September 2010.(rif)
Hanya saja, menurut Queiroz, ketergantungan pada sosok pemain berusia 27 tahun itu di pentas Euro 2012, bakal memiliki risiko yang sangat berbahaya. Terutama jelang perempatfinal melawan Republik Ceko.
"Portugal sekarang ini memiliki tim nasional disebut Cristiano Ronaldo dan sekelompok pemain yang berlari mengejar dia," kritik Pelatih Timnas Iran tersebut seperti dikutip TVI24.
Di mata Queiroz, pendekatannya sekarang ini seharusnya berbeda. Yakni melihat Ronaldo yang hanya aset untuk sebuah tim. Jangan lebih dari itu. Sebab, jika pada laga perempatfinal nanti, pemain Ceko fokus menghentikan Ronaldo, maka habislah Portugal.
"Beberapa tahun yang lalu tim nasional tercermin pada sosok Luis Figo, Rui Costa, Paulo Sousa, dan Fernando Couto. Ketika mereka pensiun, kini tumpuan terpusat pada Ronaldo," jelas mantan asisten pelatih Manchester United ini.
Rasanya kritik yang dilontarkan mantan asisten Alex Ferguson di klub Setan Merah itu sangat beralasan. Sebab, jika bintang Real Madrid tersebut dalam tekanan dan bermain buruk, tentu kerugian ada di timnas Portugal.
"Harusnya para pemain Portugal sadar, sebelum ia mencetak dua gol ke gawang Belanda, segala kritik diarahkan padanya," pungkas Queiroz, yang menjadi pelatih Iran sejak April 2011. Queiroz dipecat oleh Federasi Sepakbola Portugal pada September 2010.(rif)