Wakil Menag Usulkan Kursus Pranikah Sebelum Nikah

sehingga calon pasangan tersebut akan mengetahui hak dan kewajiban sebagai pasangan suami istri

Wakil Menag Usulkan Kursus Pranikah Sebelum Nikah
ist
perselisihan pasangan menikah bisa berujung pada perceraian
Makassar, Tribun-timur.com -- Meningkatnya angka perceraian di Indonesia menjadi satu bahasan yang perlu untuk diperhatikan.

Olehnya itu, sebelum menikah, pasangan terlebih dahulu mengerti arti dari sebuah pernikahan dan juga hak dan kewajiban pasangan dalam sebuah tali pernikahan.

Wakil Menteri Agama RI Prof Nazaruddin Umar menyebutkan bahwa tingkat perceraian pada masa reformasi dan pascareformasi cenderung meningkat. Jumlah percerain di Indonesia sebelum reformasi hanya 20-30 persen per tahun tetapi pascareformasi jumlah percerian setiap tahunnya meningkat. Jumalh perceraian tersebut mencapai 220 ribuan kasus ceraian setiap tahun.

Perceraian ini kebayakan terjadi pada pasangan yang menikah sebelum lima tahun. "Cerai gugat ini dominan," ujar Nazaruddin saat menjadi keynote speaker pada Dialog Muslimah PW Muslimat NU Sulsel di Gedung IMMIM, Jl Jend Sudirman, Makassar, Sabtu (1/5/2012).

Olehnya itu, ia mengusulkan agar sebelum menikah, calon pasangan terlebih dahulu mengikuti kursus pranikah sehingga calon pasangan tersebut akan mengetahui hak dan kewajiban sebagai pasangan suami istri.(*)

Penulis: Suryana Anas
Editor: Ina Maharani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved