Perdagangan Manusia
Dipaksa Layani Tamu Meski Hamil Lima Bulan
Dipaksa Layani Tamu Meski Hamil Lima Bulan
Editor:
Imam Wahyudi
Bogor, Tribun-Timur.com--"N" (23), salah satu perempuan warga Bogor yang diselamatkan penyidik
Satuan Reskrim Polres Bogor Kota dari lokalisasi di Palembang, Sumatera
Selatan, sedang hamil lima bulan. Namun, dia mengaku tetap dipaksa
pengelola kafe "melayani" tamu.
"Uangnya enggak tentu. Semua dikasih ke Ayu (pengelola kafe). Biasanya Rp 150.000, tetapi kadang Rp 100.000. Kalau segitu saya enggak dapat apa-apa," tutur N yang sudah 2,5 tahun berada di lokalisasi di Kota Palembang itu, saat ditemui di Mapolres Bogor Kota, Jumat (13/4/2012).
Sebanyak 15 perempuan muda berusia belasan tahun, asal Kota Bogor diamankan dari salah satu lokasi prostitusi di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Mereka tiba Markas Polres Bogor Kota, Jawa Barat, Jumat pagi.
Kepala Polres Bogor Kota Ajun Komisaris Besar Hilman mengatakan pengungkapan dari laporan salah satu orang tua yang kehilangan anaknya. Dari pelacakan, dia ternyata korban perdagangan manusia.
Di lokalisasi itu, ada 15 perempuan asal Bogor yang akhirnya dibawa pulang petugas yang mendatangi lokasisasi itu. "Ada sembilan pelaku kami amankan. Selain itu ada satu unit senjata air softgun yang digunakan pelaku menakuti-nakuti korban untuk tidak lari," katanya.