Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Efek Kenaikan BBM

18 Ribu Nelayan Sulsel Diusul Terima Subsidi BBM

"Pasti dampaknya akan sangat besar ke nelayan. Apalagi dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini," katanya.

Tayang:
Editor: Ridwan Putra

    Makassar, TRIBUN - Sebanyak 18 ribu nelayan di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) diusulkan menerima subsidi terkait rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi per April 2012.
    Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulsel Yohanes Tanggo mengatakan, 18 ribu nelayan yang diusulkan pihaknya menjadi penerima subsidi adalah nelayan kecil atau rata-rata memiliki bobot kapal di bawah lima gross ton.
    Pertimbangannya, nelayan kecil akan merasakan pengaruh langsung kenaikan harga BBM.
    Usulan ini, lanjutnya, telah disampaikan pada rapat pembahasan bentuk subsidi atas dampak dari rencana kenaikan BBM.
    "Kita usulkan 18 ribu nelayan kecil yang tersebar di 18 kabupaten dan kota di Sulsel," ujarnya.
Nelayan dengan kategori tersebut terbanyak tersebar di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba. Sedangkan di Kota Makassar,  jumlahnya mencapai 1.000.
    Jika bentuk subsidi tersebut disetujui DPRD Sulsel, maka para nelayan kecil akan membeli BBM jenis solar dengan harga yang sama saat ini atau senilai Rp4.500 per liter.
    Ia menjelaskan, hasil tangkapan para nelayan tersebut setiap harinya tidak banyak. Sehingga, jika harga BBM benar-benar naik dan tidak ada subsidi, maka dampak yang akan dirasakan para nelayan ini pada penghasilannya akan cukup besar.
    Namun, pihaknya belum mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai rencana pemberian subsidi BBM melalui APBD Sulsel ini karena masih dalam pembahasan di DPRD dan Pemerintah Provinsi Sulsel.
    "Pasti dampaknya akan sangat besar ke nelayan. Apalagi dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini," katanya.    
    Ekspor perikanan, tambahnya, ia pastikan juga akan mengalami peningkatan nilai modal karena kenaikan harga sejumlah perlengkapan pembibitan.
Sumber:
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved