Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Turnamen Hassanah Bolkiah

Timnas Brunei Ternyata Pernah Kalah dari Tim Pra PON Kaltim

Timnas Brunei Ternyata Pernah Kalah dari Tim Pra PON Kaltim

Tayang:
Editor: Muh. Irham
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM – Kekalahan memalukan harus dirasakan timnas U-21 Indonesia saat menghadapi timnas U-21 Brunei Darussalam, dalam final turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. Melawan tim tuan rumah di babak final yang digelar di Hassanal Bolkiah Stadium, Jumat (9/3/2012), Andik Vermansyah Cs dipaksa menerima kekalahan dengan skor 2-0.

Kekalahan ini tentu menjadi hal yang sangat luar biasa. Bagaimana tidak, meski menjadi tuan rumah, Brunei bukanlah tim yang diunggulkan, mengingat prestasi mereka selama ini di cabang sepakbola. Dalam sejarah pertemuan kedua tim, belum pernah Brunei bisa menang melawan Indonesia.

Yang lebih mengejutkan, pada Desember 2011 lalu, timnas Brunei pernah menyerah kalah dari tim Pra PON Kalimantan Timur, saat kedua tim bertemu di ajang Sukan Borneo IV tahun 2011 yang digelar di Samarinda. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Palaran Samarinda itu, tim Brunei Darussalam dipaksa menyerah 2-1 di hadapan tim Pra PON Kaltim.

Keberhasilan Kaltim mengalahkan Brunei itu sekaligus memastikan mereka merebut medali emas Sukan Borneo 2011 cabang olahraga sepak bola.

Dalam pertandingan terseubut, tim Kaltim yang diasuh pelatih Rudy William Keltjes sempat tertinggal lebih dulu di menit 17. Namun dua menit kemudian, Radiansyah Rahel menyamakan kedudukan. Memanfaatkan umpan dari Aldair, Rahel melepaskan tendangan lob yang tak bisa diantisipasi kiper Brunei. Skor 1-1 ini bertahan hingga babak turun minum.

Di babak kedua, pemain Brunei bermain taktis dengan mengandalkan kecepatan dan kekuatan. Mereka tak pernah lelah mengejar bola. Tensi pertandingan yang cukup tinggi memakan korban. Karena terlalu emosi, Sucipto diganjar kartu merah oleh wasit.

Meski bermain dengan 10 orang, justru membuat Kaltim semakin agresif menekan dan bermain dengan determinasi tinggi. Hasilnya di menit 86, bola set piece yang dilepaskan Rahel dari sisi kiri pertahanan Brunei mengarah ke tiang jauh.

Namun bola justru mengenai kepala pemain Brunei dan meluncur ke gawang. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk keunggulan Kaltim. Skor tersebut bertahan hingga laga usai.

Keberhasilan tim sepakbola Kaltim di ajang Sukan Borneo 2011 itu sekaligus mengulangi kesuksesaan mereka di ajang yang sama dalam dua gelaran berturut-turut. Ini sekaligus mengukuhkan Kaltim sebagai raja sepakbola Kalimantan.(*/tribun-timur.com)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved