Konflik Internal PSSI
PSSI Boikot TV One dan ANTV
PSSI Boikot TV One dan ANTV
"Selasa malam ini kami diundang TV one dalam acara Jakarta Lawyers Club. Di sini disebutkan undangan atas nama Catur (Wakil Komdis PSSI), Saya, Finantha Rudi (Direktur Legal PSSI). Tapi tadi kami rapat dan memilih hadir di acara lain, kami hadiri media lain," kata Deputi Sekjen Bidang Kompetisi PSSI, Saleh Mukadar di kantor PSSI, Selasa (6/3/2012).
Pantauan Tribunnews.com, pada acara JLC malam ini dengan tema 'Mau Dibawa Kemana PSSI, tidak terlihat pengurus PSSI yang hadir. Yang terlihat dari kubu KPSI antara lain Ketua KPSI Tony Apriliani, anggota KPSI La Nyala Mattalifti, Irawadi Hanafi (pengurus), Beni Dolo (anggota). Mantan pelatih Timnas senior Rahmad Darmawan juga hadir dalam acara tersebut.
Ketidakhadiran PSSI di acara JLC disebabkan sikap ketidakpercayaan kepada dua stasiun televisi tersebut. Menurut Saleh Mukadar, pemberitaan keduanya tidak berimbang dan selalu menyudutkan PSSI di era kepemimpinan Djohar Arifin Husin.
"Saat Nirwan Bakrie menjadi pengurus PSSI nyaris tidak ada salahnya PSSI, padahal pasti jaman itu ada salahnya, apalagi masyarakat tidak suka dengan Nurdin Halid. Tapi, ketika Nirwan tidak ada di PSSI, kami selalu salah. Pasti di acara nanti yang digagas mereka, pembara acara tidak fair," ujarnya.
Alhasil PSSI memilih untuk hadir dalam acara lainnya dengan topik yang sama. Dikabarkan, Saleh akan hadir dalam sebuah acara di Berita Satu bersama Anton Sanjoyo.
"Tepatnya diboikot. Saya sudah beritahu melalui SMS bahwa kami tidak hadir dalam acara itu (JLC)," bebernya.
"Mereka tidak mungkin netral dengan kepengurusan PSSI hari ini karena corong ke PSSI lama," imbuhnya.
Saat ditanya, apakah sebaiknya PSSI menghadiri acara JLC, paling tidak kehadiran PSSI sebagai hak jawab atas pemberitaan dua media selama ini.
"Kami berpikir tidak perlu lagi melakukan seperti itu, berkali-kali berita dari kami dipelintir," ujarnya.(*/tribun-timur.com)