Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Piwali Makassar

Survei: Adil Patu Masih Tertinggi

Survei: Adil Patu Masih Tertinggi

Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Sebagian besar warga Makassar belum bisa menentukan kandidat yang akan dipilih di Pemilihan Wali Kota Makassar 2013 nanti. Konsultan Serum Institute, Ali Armunanto mengatakan fenomena tingginya swing voter saat ini salah satunya disebabkan oleh waktu pelaksanaan pilwali yang masih cukup jauh.

Selain itu pergerakan tim pemenangan masing-masing kandidat dalam melakukan sosialisasi pun masih belum maksimal karena terpecah konsentrasinya oleh suksesi pilgub Sulsel yang akan lebih dulu digelar.

"Kalau pilwali dilaksanakan sekarang maka hanya 40,4 persen warga yang sudah memiliki pilihan, itu pun masih didominasi wajah-wajah lama," kata Ali, Minggu (19/2/2012).

Ia menambahkan, meski sebagian besar dari 400 responden survei belum punya pilihan calon saat ini, namun sejumlah figur pilihan wali kota maupun wakil wali kota yang terjaring dalam survei masih didominasi pemain lama di Pilwali Makassar 2008 lalu.

Di urutan teratas survei wali kota pilihan untuk Pilwali Makassar 2013 ditempati Ketua DPP PDK Sulsel Adil Patu, disusul politisi Partai Demokrat Idris Manggabarani, kemudian Wakil Wali Kota saat ini, Supomo Guntur. Dalam survei Serum Institute, persentase untuk ketiganya belum ada yang mencapai 20 persen

Begitupun dalam survei wakil wali kota pilihan masih menempatkan ketiganya di urutan tiga besar. Di urutan pertama wakil wali kota pilihan ditempati Idris Manggabarani, Supomo Guntur, dan Adil Patu.

Tingginya angka survei Idris dan Adil Patu dalam survei ini menimbulkan spekulasi pasangan duet "Idial" di pilwali 2008 lalu ini berlanjut di pilwali 2013.

"Meski dari hasil survei kami Idris dan Adil Patu masih tinggi tapi sepertinya tidak mungkin keduanya berpasangan kembali di pilwali nanti," kata Ali.

"Namun patut diwaspadai juga adalah pemain-pemain baru yang berpotensi menjadi ancaman bagi tokoh-tokoh lama," tambahnya.

Survei Serum Institute menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan melibatkan 400 responden dan margin of error -/+ 4,9 persen sehingga tingkat kepercayaannya mencapai 95 persen.(*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved