Jelang Pilkada Makassar 2013
Kadir Halid Ingin Maju Jadi Balon Wali Kota Makassar
Pria asal Bone ini mengaku tidak gentar berhadapan terhadap kedua kader golkar tersebut di pilwali.
Laporan: Ilham
MAKASSAR,TRIBUN-TIMUR.COM -- Wakil ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Kadir Halid tampil sebagai penantang baru terhadap dua bakal calon (balon) Wali Kota Makassar 2014 yang juga dari Partai Golkar.
Kepada wartawan, saudara kandung mantan
ketua umum PSSI Nurdin Halid ini menyatakan sikap maju bertarung di
pilwali Makassar.
Anggota komisi E DPRD Sulsel ini akan bersaing dengan dua balon
Golkar Makassar yang jauh hari sebelumnya gencar bersosialisasi yakni
Ketua DPD II Golkar Makassar Supomo Guntur dan Koordinator Wilayah DPD
II Golkar Makassar Yagkin Padjalangi.
Pria asal Bone ini mengaku tidak gentar berhadapan terhadap kedua
kader golkar tersebut di pilwali.
"Kita akan bersaing secara sehat untuk
mendapat dukungan Golkar. Tidak rawanji di partai, karena semua akan
patuh terhadap keputusan partai. Kader akan solid mendukung kader yang
didukung," kata Kadir kepada wartawan di halaman parkir kantor DPRD
Sulsel, Makassar, Rabu (23/11/2011)
Kadir optimistis partai Golkar tempatnya bernaung akan memberinya
restu. "Saya siap maju jadi cawali Makassar dan siap menang. Untuk itu
saya akan berusaha bagaimana Golkar mendukung saya karena golkar adalah
kendaraan," tambah Kadir.(*)
Saat ini, kadir tengah melakukan persiapan sosialiasi, "Saya bentuk
tim dari tingkat kecamatan sampai 143 kelurahan dan tingkat RW guna
mengangkat popularitas dan elektabilitas saya, mereka akan dikontrol
oleh konsultan yang akan merancang apa saja yang dibutuhkan,"ujar Kadir
Kadir optimis meraup suara mayoritas di Makassar, "saya sudah mulai
menyusun struktur, bahkan saya sudah punya peta kekuatan di Makassar,
saya punya potensi untuk itu,"tegas Kadir.
Mendengar pernyataan
Kadir, Yagkin memberi isyarat,"partai Golkar itu partai yang sarat
dengan kader potensial, semua kader punya hak dan kewajiban yang sama
termasuk Kadir Halid punya hak untuk mencalonkan diri menjadi wali kota
Makassar tapi itu sampai ada keputusan partai Golkar,"kata Yagkin kepada
Tribun melalui Blackberrynya, Makassar, Rabu (23/11).
Pria se kampung Kadir ini mengatakan, semua balon harus merujuk
mekanisme survei partai Golkar," dan setelah penetapan kendidat oleh DPP
Partai Golkar maka semua harus mendukung calon partai Golkar,"tegas
Yagkin.