Bupati Maros Keliling Cari Sampah
Hatta mengatakan, kondisi yang sejuk dan rindang menyebabkan dirinya lebih memilih istirahat di bawah pohon dari pada di dalam ruangan.
Penulis: Mutmainnah | Editor: Imam Wahyudi
MAROS,TRIBUN-TIMUR.COM -- Jelang penilaian tahap pertama Piala Adipura, Bupati Maros HM Hatta Rahman terus menggenjot pembenahan di sektor kebersihan dan penghijauan.
Bukan hanya Bupati, tapi seluruh pegawai lingkup Pemkab
Maros melalui surat edaran Bupati Maros diwajibkan melakukan kerja bakti
setiap pagi. Sehingga selama sepekan terakhir pegawai memakai pakaian
olahraga untuk membersihkan pekarangan dan sekitar kantor.
Hatta pun setiap pagi turun langsung untuk memantau perkembangan dari
kerja bakti ini. Titik pantau Adipura yang masih dinilai kurang terus
digenjot.
Sepulang dari pemantauan Bupati Maros beserta jajarannya tidak
langsung kembali ke ruangan, namun lebih memilih beristirahat di bawah
pohon beringin yang rindang di halaman kantor Bupati Maros, Jl Jenderal
Sudirman, Maros. Proses administrasi pun sementara dipindahkan ke bawah
pohon seperti yang terlihat Kamis (27/10/2011).
Hatta mengatakan, kondisi yang sejuk dan rindang menyebabkan dirinya
lebih memilih istirahat di bawah pohon dari pada di dalam ruangan.
"Pulang dari pemantauan pagi hari kita istirahat disini sekitar satu
sampai dua jam, karena lebih sejuk. Otak juga bisa lebih fresh kalau di
tempat terbuka seperti ini sambil melihat pemandangan," ungkap Hatta.
Sekaitan dengan diwajibkannya pegawai kerja bakti setiap pagi, Hatta
menuturkan ini tidak akan mengganggu proses pelayanan dan administrasi
di kantor kantor karena tidak berlangsung lama. "Kan setiap pagi hanya
satu sampai dua jam kerja baktinya, setelah itu bisa kembali kerja
seperti biasa jadi tidak akan mengganggu kerja," jelas Hatta.
Sepulangnya dari kantor ia pun menyempatkan diri memantau Tempat
Pembuangan Akhir (TPA) untuk melihat langsung proses pengerjaan sampah.
Sementara dari hasil pemantauan titik Adipura, Hatta menilai untuk
kantor kantor sudah maksimal. Perlu digenjot adalah pasar dan perumahan.
Pihaknya optimis pada penilaian tahap pertama Adipura Maros dapat
meraih nilai lebih tinggi dari tahun lalu. "Semoga bisa sampai 75
poinnya, lebih tinggi dari penilaian tahap kedua yang hanya 72 poin,"
tambah Hatta.