Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kriminal

Dua Perampok Bersenjata Beraksi di Bengkel

Dua Perampok Bersenjata Beraksi di Bengkel

Tayang:
Editor: Muh. Irham
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Sebuah aksi perampokan bersenjata terjadi di bengkel Herios, Jl Toddopuli Raya Timur, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (5/8/2011). Pelaku menggunakan senjata api jenis revolver dan menganiaya dua orang pemilik bengkel.

Dua korban perampokan Videlia (39) dan Febry Rolan (25) warga asal Desa Tondon Tana Toraja. Keduanya mengalami luka memar di bagian wajah, lengan dan bibir akibat pukulan dengan menggunakan tangan dan pistol.

Menurut Videlia, peristiwa itu berawal saat korban dan adik kandungnya yang mengendarai motor jenis Yamaha Mio berwarna hijau dengan nomor polisi DD 4966 JU menuju bengkel Helios untuk menebus biaya perbaikan mobil Toyota Kijang Innova miliknya.

Beberapa saat setelah keduanya tiba di tempat itu, dua orang pelaku yang mengenakan jaket hitam tanpa helm langsung merampas tas berwarna hitam milik Videlia yang berisi uang tunai sebesar Rp 16 juta lebih. Uang itu sedianya akan digunakan untuk ongkos perbaikan mobil mereka.

Korban sempat melawan. Pelaku dan korban sempat tarik menarik tas selama tiga menit. Karena panik, pelaku langsung mengeluarkan pistol dan menembak korban. Beruntung, kedua korban tidak terkena peluru, namun hanya mengenai gardan mobil yang terparkir di bengkel.

Polisi dari Polsekta Panakkukang dan Polrestabes Makassar yang tiba di lokasi kejadian langsung mengidentifikasi proyektil peluru di gardan mobil tersebut

Videlia, korban perampokan, mengatakan, kemungkinan kedua pelaku menguntitnya sejak dari Bank BRI Batua Raya usai mencairkan dana Rp 16 juta.

Namun tiba-tiba saat ingin melakukan pembayaran di bengkel itu dua pelaku yang sudah dari awal mengikutinya langsung merampas tas yang tersimpan di lengan. Tapi tas tersebut tidak sempat diambil pelaku karena keburu melarikan diri.

"Saya sangat shock bahkan kaget karena saat ingin melakukan transaksi dengan pemilik bengkel tiba-tiba dua pelaku yang berboncengan motor langsung ingin merampas tas saya, namun mereka tidak sempat mengambilnya karena adik kandung saya langsung melakukang pertolongan. Mereka sempat menembak kami namun pelurunya meleset ke sebuah mobil yang sedang terparkir di dalam bengkel, Tapi sebelum mengeluarkan tembakan, mereka memukul kami dengan gagang pistol," ujar perempuan yang sedang hamil enam bulan ini.

Meski pelaku berhasil melarikan diri, namun mereka meninggalkan jejak berupa kaca mata yang akan dijadikan sebagai barang bukti. Kaca mata tersebut berhasil diamankan polisi setelah berada di lokasi usai menerima informasi dari warga setempat.

Selain berhasil mengamankan barang bukti milik korban, tim Identifikasi polsekta Panakkukang dibantu Polrestabes Makassar juga berhasil mengeluarkan proyektil yang bersarang di dalam garda mobil tersebut.

"Dil okasi kejadian, anggota kami berhasil mengamankan barang bukti berupa kaca mata dan satu buah proyektil yang digunakan pelaku saat melakukan penembakan terhadap korban," terang Kapolsekta Panakkukang Makassar, Kompol Muh Nur Akbar saat dimintai keterangannya.

Nur Akbar yang terlihat berdampingan dengan Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Himawan Sugeha mengatakan, barang bukti tersebut akan dibawa ke Polretabes Makassar untuk diidentifaksi siapa pemilik proyektil tersebut. "Kami belum berani menyimpulkan apakah proyektil tersebut milik oknum polisi atau tentara, karena anggota kami sementara dalam penyelidikan," tegasnya.

Meski polisi belum bisa menyimpulkan siapa pemilik proyektil tersebut, namun Akbar mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap waspada serta meminta agar dalam bepergian tidak membawa sejumlah barang berharga. Karena itu akan memancing terjadinya tindak pidana. (*/tribun-timur.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved