Pelecehan

Hakim PN Makassar Lindungi Pelaku Pelecehan Seksual

Hakim PN Makassar Lindungi Pelaku Pelecehan Seksual

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Hukuman vonis pidana penjara selama empat bulan dengan masa percobaan delapan bulan yang dijatuhi Safa (63) terdakwa dalam kasus tindak pidana kesusilaan, membuat korban, SH (24) kecewa. Ia meneteskan air mata saat hakim memvonis terdakwa dengan hukuman percobaan. Seharusnya ia dipenjara untuk memberi efek jera.

SH,  wanita satu anak ini mengatakan, ia tidak puas, karena pelaku bisa saja kembali mengulangi perbuatannya. "Harusnya ia dipenjara meski hanya satu bulan di Rutan Klas I Makassar," kata SH sambil membasuh air matanya.

Alasan permintaan hukuman penjara terhadap terdakwa lantaran dianggap bukan pertama kali dilakukan terdakwa kepada kaum wanita, melainkan sudah beberapa kali. Namun selama ini perbuatan terdakwa tidak pernah dilaporkan oleh beberapa korbannya lantaran merasa takut.

"Kami menilai seakan-akan hakim melindungi terdakwa yang diyakini tebukti secara sah melakukan tindak pidana asusila," tandasnya. (*/tribun-timur.com)

Editor: Muh. Irham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved