politik

Ketua Umum PBR Siapkan Ormas Petani

pembentukan itu adalah salah satu poin kesepakatan dalam MoU penggabungan dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang ditandatangani pada 12 Juni lalu

Editor: Ridwan Putra
Ketua Umum PBR Siapkan Ormas Petani
ketua Umum DPP PBR Bursah Zarnubi bersama ekonom Rizal Ramli di acara resmi Partai Bintang Reformasi
SURABAYA, TRIBUN-TIMUR.COM - Partai Bintang Reformasi (PBR) menyiapkan Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk menguatkan dukungan suara menjelang Pemilu 2014 mendatang. Partai ini memilih kalangan petani sebagai basis massa penguat Ormas.

Ketua Umum PBR, Bursah Zarnubi saat menghadiri acara Rapat Pimpinan Wilayah Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (2/7/2011) mengatakan, pembentukan itu adalah salah satu poin kesepakatan dalam MoU penggabungan dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang ditandatangani pada 12 Juni lalu, selain meleburkan pengurus PBR ke seluruh struktur PAN dari tingkat pusat hingga tingkat cabang.

Menurut Bursah, selain penguatan basis massa, pembentukan ormas secara nasional itu juga sebagai upaya untuk mengangkat martabat petani dalam struktur sosial. 'Selama ini petani juga tidak pernah diperhitungkan dan ditanggapi serius kepentingan politiknya,' kata Bursah.

Hingga saat ini, pihaknya belum menemukan nama ormas yang pas.Tapi nama yang banyak disebut selama ini adalah, Petani Buruh Reformasi (PBR), dengan singkatan nama yang sama dengan induk partainya dengan tujuan agar nama partai lebih populis di kalangan petani. 'Nama itu belum pasti, kami masih membuka usulan nama dari rekan-rekan PBR,' ujarnya.

Sebelum melebur dengan PAN, PBR sebelumnya juga sempat menandatangani kesepakatan penggabungan dengan Partai Gerindra berdasarkan Rapimnas ke-9 pada 15 Februari lalu. Keputusan mendadak bergabung dengan PAN ini sempat mengundang protes dari puluhan pengurus wilayah.

Peleburan itu menurut Sekretaris DPW PAN Jawa Timur Kuswiyanto diharapkan akan menambah kekuatan PAN dalam hal kualitas kepengurusan dan dukungan suara. Pihaknya bersama PBR Jatim beberapa kali telah melakukan pertemuan formal maupun informal untuk membahas penggabungan kepengurusan, dan komposisi fraksi di DPRD Jatim.

'Kader dari PBR nantinya juga berhak memperoleh tiket untuk maju menjadi kepala daerah, namun tetap melalui mekanisme survey yang biasa dipakai di lingkungan PAN,' katanya.
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved