Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

penegakan hukum

Ketua Mahkamah Agung: Tak Ada Pejabat Bersih di Indonesia

saat ini kehidupan bangsa sedang sakit. Antarpejabat negara saling menghujat, serta saling mau menonjolkan diri sendiri,

Editor: Ridwan Putra

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Ketua Mahkamah Agung (MA), Harifin Tumpa mengungkapkan, hasil pengamatan dan pengalamannya soal penegakan hukum di Indonesia.
Usai melantik Dirjen Badan Peradilan Tata Usaha Negara dan Militer, Sulistyo di kantornya, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Kamis (23/6/2011), pria kelahiran Soppeng 23 Februari 1942 ini berkata, "Tidak ada pejabat bersih di Indonesia."
Dia lalu menlanjutkan, "Maksudnya, tidak ada satu pejabat yang lepas dari kesalahan."
Pernmyataan Harifin ini diungkapkan dalam konteks umum, bahwa manusia tak luput dari kesalahan. Oleh karena itu, sesama pejabat negara jangan saling menghina dan saling menjatuhkan.
Menurutnya, saat ini kehidupan bangsa sedang sakit. Antarpejabat negara saling menghujat, serta saling mau menonjolkan diri sendiri, tapi tidak mau saling menghargai.
"Harusnya saling menunjukkan sikap kenegaraan," terang Tumpa.
Harifin tak menjawab sataa dinayat siapa penjabat yang dia maksud.
Apakah yang ia maksud Mahkamah Konstitusi? "Kan Anda sendiri yang memberitakan, saya tidak mau sebut," kata Tumpa menjawab wartawan.
Dalam beberapa kesempatan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengritik keras dunia peradilan di bawah MA. Apalagi saat hakim Syarifuddin tertangkap tangan KPK karena diduga menerima suap. Sebaliknya, Mahfud beberapa kali menyatakan lembaga yang dipimpinnya bersih.
Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved