Survei
Yagkin: Golkar Hanya Percaya Survei LSI
Yagkin: Golkar Hanya Percaya Survei LSI
Ia mengapresiasi hasil survei PKS yang lebih memperhitungkannya daripada Wakil Wali Kota Supomo Guntur dan ia pun mengapresiasi survei PDK yang menempatkannya di urutan kelima jauh di bawah Ketua PDK Sulsel Adil Patu.
"Siapapun boleh melakukan survei. Saya boleh, PKS boleh, PDK boleh, Kadir Halid boleh, dan yang lainpun boleh. Tapi saya tidak terganggu sama sekali (hasil survei) yang terpenting adalah bekerja dengan baik," kata Yagkin, Kamis (16/6/2011).
Menurutnya, dari sekian banyak hasil survei yang dilansir oleh lembaga-lembaga survei, kader Golkar hanya mempercayai hasil survei yang dilakukan oleh DPP. DPP Golkar biasanya menggunakan Lembaga Survei Indonesia (LSI) dan Indo Barometer.
Jasa kedua lembaga survei tersebut biasanya digunakan DPP Golkar untuk kepentingan pemilihan kepala daerah. Waktu pelaksanaan survei oleh DPP pun tidak ditentukan kapan.
"Golkar hanya percaya survei DPP. Hasil survei DPP ini yang wajib dipatuhi oleh kader Golkar, kalau tidak mau taat ya resikonya dipecat sebagai kader," jelas Ketua Komisi E DPRD Sulsel tersebut.
Atas pertimbangan itu, Yagkin memastikan tidak ada persaingan sesama kader Golkar di Pilwali mendatang, antara dirinya dengan Supomo Guntur sama sekali tidak ada persaingan karena DPP yang akan menentukan siapa kandidat Wali Kota Makassar dari Partai Golkar nantinya.
"Kalau Supomo yang dipilih DPP saya siap mendukung dia habis-habisan, begitu juga sebaliknya pasti juga akan begitu. Karena saya juga memang tidak pernah ada persaingan dengan Supomo, saya tidak bisa pisah dengan Supomo," katanya. (*)