Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lokalisasi Dolly Kini Beroperasi 16 Jam Saja

kawasan prostitusi terbesar se-Asia Tenggara, Dolly, di Surabaya, kini hanya diberikan waktu beroperasi selama sehari selama 16 jam

Editor: Ridwan Putra
SURABAYA, TRIBUNTIMUR.COM - Pemerintah Kota Surabaya mengeluarkan aturan waktu operasi lokalisasi Dolly hanya bisa buka mulai pukul 09.00 hingga 01.00 (dini hari). Penetapan itu berlaku sejak 1 Juni. Karena itu, kawasan prostitusi terbesar se-Asia Tenggara itu, yang sebelumnya beroperasi 24 jam sehari, kini hanya 16 jam.

Camat Sawahan, Dwi Purnomo, Kamis (2/6), mengatakan, aturan baru itu sudah dikirimkan ke masing-masing wisma di Dolly. 'Sanksi bagi wisma yang melanggar dari mulai peringatan hingga penutupan," katanya.

Sebenarnya menurut dia, perjanjian pembatasan jam operasional itu sudah ada sejak setahun lalu, namun belum dilaksanakan. Perjanjian dengan semua pihak termasuk dengan pemilik wisma itu dilakukan Pemkot sebagai upaya menekan prostitusi di Surabaya. Dalam perjanjian itu disebutkan, hingga pukul 01.00 tidak boleh ada pengunjung baru.

'Mereka juga menyepakati jika perjanjian itu dilanggar akan ada sanksi, yakni berupa penutupan wisma dalam beberapa hari atau bahkan selamanya. Pemkot Surabaya menargetkan, hingga akhir 2012, jumlah penghuni wisma bisa turun dari 1.132 PSK menjadi dibawah 750 PSK. Jika target itu tercapai, tidak menutup kemungkinan dalam dua tahun jumlah PSK di kawasan itu bisa habis," jelasnya.

Setiap hari, pengunjung lokalisasi yang dihuni lebih 600 wisma 'esek-esek' itu diperkirakan mencapai 700 lebih pengunjung dari maupun luar Kota Surabaya. Sehingga 80 persen masyarakat sekitar mengandalkan penghasilannya dari keramaian pengunjung itu..(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved