ON THE SPOT
Wow, Hajar Jahannam
Wow, Hajar Jahannam di Mekah
Penulis: Thamzil Thahir |
Hajar artinya batu. Aswad berarti hitam, sedangkan jahannam dianalogikan bara neraka. Menyiksa.
Hajar aswad adalah ritus tua para nenabi yang disunnahkan Rasulullah Muhammad.
Sedangkan hajar jahannam ternyata mitos yang beredar di kalangan tetamu Allah yang pernah ke Haramain, Mekah dan Medinah. Hajar aswad berada di sudut timur Kakbah, kubus suci kiblat umat
Muslim se-dunia. Setiap waktu, ritual ini diperebutkan ribuan jamaah.
Beruntung yang bisa menciumnya. Banyak yang meraba. Tapi lebih banyak jamaah hanya bisa melambaikan tangan dan berdoa di sudut sejurusannya kala thawaf.
Sedangkan hajar jahannam diperoleh mudah. Di hampir semua sudut kompleks pertokoan dijajakan.
Jika mencium bau dupa, jangan ragu masuk dan sampaikan hajat anda ke pedagangnya. Jika bahasa Arab tak lancar, bilang saja "hajar", si pedagang pun mafhum.
Bahkan, usai transaksi si pedagang mengajarkan cara memakainya. Korek sedikit, masukkan ke air matang, lalu oleskan ke si empunya jago.Warnanya hitam keperakan. Yang dijual kebanyakan seukuran kacang tanah. "Harganya rata-rata 20 real, tapi kalau beruntung bisa dapat 10 Real," kata M Alim Bachri, PNS asal Gowa yang terbukti membeli batu pejantan tangguh ini.
Ada cara lain memperolehnya. M Arif Arfah LC, pembimbing umrah dari Global Haramain, memberi tips.
"Kobbikmi (colek) saja, dia sudah mengerti," kata ustad yang sudah 15 tahun jadi pemukim musiman di Mekah dan Medinah. Jika sepulang shalat di pelataran jalan, menemukan padagang berkulit
hitam, coleklah dia. Kontan si pedagang akan mengeluarkan bungkusan kecil dari sakunya. "Isyrina (20) Rial," begitu yang kontan terlontar dari mulut pedagang usai dicolek.
Tak seperti hajar aswad yang manfaatnya diceritakan terbuka, maka hajar jahanam diceritakan tertutup dan terbatas di kalangan lelaki. Saat Tribun menemani pensiunan kepala madrasah asal Pompanua, Wajo, membeli hajar jahannam, di kawasan Misfalah, Mekah, ada pengalaman lucu.
Si pensiunan sudah berusia 73 tahun. Saat transaksi, ada sekitar 5 pembeli lain di toko itu. Kebanyakan mereka tersenyum melihat transaksi hajar jahanam si kakek 7 cucu ini. Sepasang suami istri paruh baya asal Turki bahkan tak kuasa menahan tawa.
Si kakek, tetap percaya diri. "Saya sudah berhaji, umrah dua kali tapi baru kali ini berhasil beli hajar
jahannam, ini untuk imam rawatib saya, kodong yang sudah 20 tahun kawin tapi belum punya anak, semoga dengan hajar jahannam dan istri keduanya ini bisa sukses," kata si kakek menjelaskan untuk siapa hajar jahannam itu.(*)