Bentrok Mahasiswa UMI
Polisi Terus Kejar Pelaku Bentrokan Mahasiswa UMI
Polisi Terus Kejar Pelaku Bentrokan Mahasiswa UMI
Penulis: Mahyuddin | Editor: Muh. Irham
Kapolsek Biringkanaya, Kompol Mursalim di Makassar, Jumat, mengatakan, akibat bentrok tersebut, dua orang mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo karena mengalami luka serius.
Kedua mahasiswa itu adalah Andi Dedy Febriadi (21) yang mengalami luka robek pada perut sebelah kiri sepanjang enam centimeter akibat terkena sabetan parang.
Mahasiswa UMI yang berdomisili di perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok J ini masih mendapatkan perawatan serius dari pihak rumah sakit.
Kemudian Rahmat Syukur (20), mahasiswa yang berdomisili di Jalan Mesjid Baiturrahman, juga dirawat di ruang radiologi RS Wahidin akibat lengan kirinya nyaris putus terkena sabetan parang.
Kejadian itu terjadi saat perhelatan pemilihan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi UMI berlangsung di Mesjid Abdul Nasher Hasan, Jalan Lanraki 9, Kelurahan Pacerakang, Kecamatan Biringkanaya, Makassar pada pada pukul 17.00 wita, Kamis.
"Debat kubu mahasiswa antar daerah ribut saat pemilihan berlangsung. Masing-masing kubu ngotot yang pada akhirnya terjadi bentrokan fisik dan saling melempar batu," kata dia seperti dikutip Antara.
Dia mengaku, aparat tidak sempat datang mengamankan saat peristiwa terjadi namun pihaknya berhasil mengamankan beberapa mahasiswa yang membawa benda tajam.
Selain itu, barang bukti berupa spanduk, benda tajam, batu dan id pengenal peserta telah diamankan aparat di Mapolrestabes Makassar.
"Kami juga mencari info dari mahasiswa untuk memperlancar mencari pokok permaslahan. Kami sesalkan acara mahasiswa kok ada bawa benda tajam, ungkap dia.(*)