Hukuman Mati

Cina Akan Eksekusi Tiga Warga Filipina

Cina Akan Eksekusi Tiga Warga Filipina

MANILA, TRIBUN-TIMUR.COM - Pemerintah Filipina mengatakan, tiga pedagang narkoba Filipina akan dieksekusi di China pekan depan dan pihaknya tidak punya rencana mengajukan permohonan lagi untuk menyelamatkan nyawa mereka.

"Pemerintah menghormati undang-undang China dan hukuman yang dijatuhkan Pengadilan Rakyat China. Semua hukuman akan dilaksanakan dalam satu hari," kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Ed Malaya, Rabu (23/3/2011).

Para pejabat pengadilan China telah memberitahu pihak berwenang Filipina bahwa tiga terhukum Ramon Credo, 42 tahun, Sally Villanueva, 32 tahun, dan Elizabeth Batin, 38 tahun, akan dieksekusi Rabu depan.

Pihak berwenang Filipina telah melakukan segala usaha dalam upaya untuk menyelamatkan tiga orang itu, yang terbukti bersalah tahun 2008 memperdagangkan heroin, dan melakukan beberapa kali permohonan agar hukuman terhadap mereka diubah menjadi hukuman penjara seumur hidup.

Pemerintah menegaskan ketiga orang itu, yang termasuk di antara 227 warga Filipina yang dipenjarakan di China karena kasus narkoba, adalah dari keluarga-keluarga miskin dan djadikan pengedar narkoba oleh geng-geng penjahat.

Wakil Presiden Jejomar Binay bulan lalu ke Beijing untuk membela dan menyelamatkan nyawa mereka. Pihak berwenang China menanggapi kunjungannya dengan menunda eksekusi mereka, tetapi tetap akan melaksanakan hukuman mati.

Filipina juga tidak akan menghadiri acara penyerahan Hadiah Nobel Perdamaian di Oslo Desember, yang diberikan kepada pembangkang China yang dipenjarakan.(*)
Editor: Muh. Irham
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved