PSSI
87 Pemilik Suara PSSI Tak Akan Hadir
Mereka mengaku akan tetap satu suara menggelar kongres sendiri melalui mekanisme yang dibuat Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional.
Mereka mengaku akan tetap satu suara menggelar kongres sendiri melalui mekanisme yang dibuat Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN).
Mereka juga menyatakan, mengambil alih peranan PSSI dalam menggelar kongres pemilihan Ketua Umum PSSI yang baru.
Ketua Pengcab PSSI Gorontalo, Adhan Dambea, kemarin, mengatakan, pihaknya bersama 86 pemilik suara lainnya tidak akan menghadiri kongres apa pun yang dibentuk oleh
pengurus PSSI.
Bahkan, mereka mengaku tidak menganggap adanya kongres apa pun yang akan dilakukan PSSI.
"Saya kira kami telah sepakat dan jika mereka menggelar kongres sendiri, kami tidak perlu berada di sana," ujar pentolan Persigo Gorontalo tersebut.
Pernyataan Adhan tersebut diperkuat pernyataan Ketua KPPN, Syahrial Damopolii, yang mengatakan jika komitmen ke-87 pemilik suara PSSI itu tidak akan luntur hingga revolusi PSSI usai.
Mengenai kemungkinan waktu kongres yang akan bentrok dengan kongres serupa yang digelar PSSI, Syahrial mengaku tidak ada yang perlu dikhawatirkan.
"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kalau memang mereka tetap menggelar kongres serupa, 87 suara sah PSSI tetap ke Surabaya dan Solo. Tidak ada urusan ikut mereka. Kami sudah sepakat. Niat dan tekad kami untuk revolusi PSSI sudah kuat," ujar Syahrial.
Surabaya-Solo
Rencananya, KPPN akan menggelar kongres untuk memilih Komite Pemilihan di Surabaya, 26 Maret. Komite Pemilihan antara lain akan bertugas melakukan verifikasi calon ketua umum PSSI.
Sedangkan kongres pemilihan ketua umum PSSI, wakil ketua, dan anggota Exco dijadwalkan di Solo, 26 April.
PSSI juga sedang mempersiapkan kongres Komite Pemilih dan ketua umum PSSI, setelah FIFA menerbitkan keputusan resmi mengenai kisruh pemilihan ketua PSSI. FIFA memberi batas waktu 30 April kepada PSSI untuk menggelar kongres. (Tribunnews)
Buka Pendaftaran Calon Ketua
Ketua Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN), Syahrial Damopolii, mengatakan, pihaknya membuka pendaftaran untuk calon Ketua Umum PSSI mulai, Senin (7/3) hari ini.
Syahrial mengatakan, pendaftaran calon Ketua Umum PSSI untuk periode 2011-2015 mendatang itu bersifat terbuka bagi siapa pun, yang ingin mengabdikan diri menjadi pengurus PSSI.
Syahrial menjamin, pendaftaran tersebut akan bebas manipulasi dan permainan kotor.
"Kami buka selebar-lebarnya kepada seluruh masyarakat sepakbola Indonesia. Yang ingin jadi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, ataupun komite eksekutif silakan mendaftar di sekretariat KPPN. Senin kami mulai buka pendaftaran," ujar Syahrial di Hotel Sultan, Jakarta, kemarin.
Syahrial mengatakan, mandat menggelar kongres PSSI itu telah mereka terima dari FIFA lewat surat yang mereka dapatkan sekitar empat hari yang lalu.
Tak hanya itu, dalam putusan sidang FIFA dengan jelas disebutkan jika kongres harus segera digelar sebelum 30 April 2011.
"Selain mengacu kepada putusan FIFA, kami juga dapat surat dari FIFA agar mempersiapkan kongres secepatnya. Sekarang ini tidak ada dua PSSI. Kami sebagai mayoritas pemilik suara PSSI merupakan yang legal menyelenggarakan kongres. Jadi otoritas seakbola sekarang ada di KPPN. Dan tahap demi tahap akan kami lakukan," ujar Syahrial. (tribunnews.com)