Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

PSM, wim

Wim Mundur dari PSM

Hasil buruk yang diraih PSM Makassar dalam enam laga di kompetisi Liga Primer Indonesia memakan korban. Pelatih Wim Rijsbergen menyatakan mundur

Tayang:
Makassar,Tribun-Hasil buruk yang diraih PSM Makassar dalam enam laga di kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI) memakan korban. Pelatih Wim Rijsbergen menyatakan mundur.
Kabar mundurnya Wim sudah beredar di kalangan pengurus. Kabarnya, Wim sudah dua kali menyatakan langsung pengunduran dirinya ke CEO PT PSM Makassar Andi Ilhamsyah Mattalatta. Belum ada surat resmi pengunduran diri Wim. Manajemen juga belum mengeluarkan pernyataan mengenai pengunduran Wim tersebut.
Namun, Ilhamsyah dan Managing Director PSM Husain Abdullah akan berangkat ke Jakarta untuk menemui Konsorsium LPI untuk membicarakan soal pelatih. Manajemen menanggapi desakan suporter yang menilai kinerja Wim memang tidak memuaskan selama melatih PSM.
Manajemen sudah menggelar rapat evaluasi membahas Wim dan sejumlah pemain yang juga bakal di depak dari PSM di Hotel Singgasana, Minggu (27/2) siang. Rapat dipimpin Ilhamsyah dan dihadiri Husain, Kuasa Hukum PSM Syahrir Cakkari, Direktur Operasional Islah Idrus, dan Marketing Communication Ano Suparno.
Dikonfirmasi tadi malam, Husain, menjelaskan, agenda manajemen bertemu konsorsium LPI untuk membicarakan pelatih sehubungan dengan kinerjanya sejak menangani PSM dan reaksinya terhadap suporter dan media. Namun, Husain tidak menyinggung soal kabar mundurnya Wim.
Sering diberitakan, Wim selalu menunjukkan sikap tempramental terhadap suporter dan media yang mengkritiknya  karena sejak ia melatih PSM prestasi tim kebanggaan masyarakat Sulsel ini terpuruk. Hanya sekali menang dalam enam pertandingan. Tiga pertandingan di antaranya dimainkan di kandang sendiri Stadion Mattoanging. Mestinya, tiga pertandingan kandang ini semuanya dimenangkan PSM.
Wim juga tampak tidak terlalu dihormati oleh pemain. Wim dinilai tidak peduli dengan sikap indisipliner pemain. Selama dia mengambil alih kepelatihan PSM dari Robert Alberts, pemain tampak terlalu santai. Bahkan, di awal kehadirannya di Makassar, Wim hanya latihan sekali dalam sehari yaitu di pagi hari saja.
Bukti lain tidak hormatnya pemain ke Wim adalah bebasnya mereka pergi menikmati dunia gemerlap (dugem). Mereka mabuk-mabukan di tempat hiburan malam, Sabtu-Minggu (26-27/2), usai ditahan imbang oleh Manado United di kandang.
Selain soal Wim, manajemen juga akan mengusulkan keinginan mengembalikan pemain asing ke konsorsium kemudian mencari pemain baru sesuai kebutuhan.
Uceng, panggilan Husain, tidak menyebut nama-nama pemain yang juga akan didepak ini. Namun, kabarnya ada tiga pemain yang diusulkan untuk dikembalikan ke konsorsium. Yakni Richard Knopper, Srecko Mitrovic, dan Marwan Sayedeh.
Knopper akan didepak karena kondisi fisiknya yang sudah sangat menurun. Mitrovic karena alasan pemain ini sering terlibat cekcok dengan pemain-pemin lokal serta suka mangkir latihan. Sementara Marwan karena kualitasnya yang biasa-biasa saja.
Namun alasan yang sering dilontarkan manajemen adalah karena dari lima pemain asing PSM saat ini empat diantaranya adalah pemain gelandang. Selain tiga pemain diatas, Kwon Jun  juga seorang gelandang. Untungnya pemain Korsel ini bisa pula diplot sebagai stopper mendampingi Goran Subara.
Manajemen akan berupaya mengganti tiga pemain ini dengan pemain yang kualitasnya lebih baik. Kalau tiga-tiganya tidak bisa diganti, minimal satu dari tiga pemain ini yang diganti dengan seorang striker murni guna menutupi krisis striker PSM.
Uceng mengatakan, di LPI ini tidak mudah mengganti pelatih seperti saat PSM masih di Liga Super Indonesia (LSI). Di LSI pembiayan klub dari APBD sehingga manajemen bisa kapan saja memutuskan memecat pelatih. Sedangkan di LPI penggantian pelatih harus melalui persetujuan konsorsium LPI karena dana klub berasal dari konsorsium.
"Saya harap suporter bersabar. Hari ini kami akan bertemu konsorsium dan mengusulkan pergantian pemin. Mudah-mudahan konsorsium menerimanya dan mencarikan PSM pelatih baru yang lebih berkualitas," ujarnya.
Ano, mengatakan, pada prinsipnya CEO PT PSM, Andi Ilhamsyah, setuju jika Wim diusulkan diganti. Apalagi sebenarnya, sudah dua kali Wim pernah mengutarakan keinginannya meninggalkan PSM ke Andi Ilhamsyah.
Striker
Asisten Pelatih PSM Fabio Oliviera yang terbang ke Surabaya pada Minggu pagi kemarin, untuk mencari striker lokl berkualitas, melaporkan sudah mendapat dua orang striker.
Yakni Dian, (28) yang terakhir kali memperkuat Persisam Samarinda. Saat ini dian memperkuat salah satu klub lokal Surabaya, Suryanaga. Pemain kedua adalah Candra Arif (23) mantan striker Metro Persekam FC, Persema Malang U-23 dan Persikappas Pasuruan.
"Rencana besok (hari ini) saya mau lihat skil Dian dan Candra  dalam game tim Suryanaga. Kalau bagus saya bawa dia ke Makassar," kata Fabio melalui SMS ke Husain Abdullah.(mam/rif)
Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved