Tribunnews.com
home / lifestyle / seleb
Model Iklan Menghilang

Vita: Aku Nggak Disekolahin, Aku Sering Dipukulin

Jumat, 27 Januari 2012 19:07 WITA
Jakarta,Tribun-Timur.com--Bintang iklan Ruspitasari Siahaan atau yang akrab disapa Vita, dengan semangat menceritakan berbagai keluh-kesah dan unek-unek yang selama ini ia rasakan.

"Aku nggak disekolahin, aku sering dipukulin, aku dimarahin. Makanya, aku kabur ke Sorong ke rumahnya Bunda Maya," ucap Vita, Jumat (27/1/2012).

Di depan para awak media, Vita mengaku tetap ngotot akan sekolah di Sorong, ia mengaku tidak mau mengenyam bangku pendidikan di Jakarta. "Kalau di Jakarta aku nggak mau, pokoknya aku mau di Sorong aja," kata Vita.

Vita menambahkan, dirinya kerap dipukul oleh Lili, sang bunda hingga biru-biru. "Aku juga beberapa kali dipukul hingga biru-biru digampar dan dijambak cuma karena aku kalau main suka pakai baju syuting dan kalau main harus nangis-nangis dulu baru dikasih izin," papar Vita.
 
Seperti diketahui, Vita menghilang seusai izin ke  warung internet yang lokasinya dekat dari rumah keluarganya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Lili, ibunda Vita, menceritakan  Senin pagi (9/1/2012) pukul 10.00 WIB, Vita izin kepada dirinya untuk ke warnet di Gang Mangga Nomor 70 RT 08/02,
Cipayung, sekitar  300 meter dari rumahnya yang ada di Jalan SMA 64.

Hingga siang Vita tak kunjung pulang, dicek ke warnet Vita juga tidak ada. Pihak keluarga pun berusaha menghubungi Vita. Namun, ponselnya tidak aktif. Pihak keluarga pun melaporkan hilangnya Vita ke Polsek Metro Cipayung.

Saat ditelusuri, Vita ternyata pernah mengirimkan pesan melalui Facebook ke kakak kandungnya, Maruli Siahaan. Isi pesan itu menyebutkan bahwa dirinya pergi untuk kehidupan lebih baik. Di pesan itu, Vita juga meminta agar tidak dicari keluarganya.

Vita kemudian ditemukan di Perumahan Pemda, Jalan Klamono KM 24, Kecamatan Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Kamis (26/1/2012) pukul 20.00 WITA. Di sana, Vita tinggal bersama keluarga angkatnya, yaitu mertua dari Bunda Maya, yang dianggap Vita sebagai ibu angkatnya.

Editor : imam
Source : Tribunnews.com
Share on Facebook
TRIBUNnews.com Network

Kembali ke Home
Full Site