Jelang Imlek, Harga Ayam Kampung Naik
Minggu, 22 Januari 2012 13:33 WITA
MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Harga ayam kampung di sejumlah pasar tradisional di Makassar rata-rata naik Rp10 ribu - Rp25 ribu dari harga sebelumnya.
"Harga ayam kampung ukuran sedang biasanya dijual Rp75 ribu per ekor, kini mencapai Rp85 ribu per ekor, sedang ukuran besar dijual Rp125 ribu per ekor dari harga sebelumnya Rp100 ribu ekor," kata pedagang ayam Dorahim di Makassar, Sabtu.
Dia mengatakan, harga ayam kampung pada saat menjelang hari raya, termasuk Imlek umumnya banyak dicari pembeli. Sementara persediaan ayam kampung cenderung tetap, bahkan mengalami penurunan pada musim hujan.
Akibatnya, lanjut dia, harga ayam kampung yang diperoleh dari pedagang pengumpul mengalami kenaikan dan pedagang pengecer terpaksa menyesuaikan harga.
"Kami hanya menaikkan harga sesuai dengan kenaikan harga yang diperoleh dari pedagang pengumpul," katanya.
Hal senada dikemukakan pedagang ayam di Pasar Pannampu, Makassar H Baharuddin.
Dia mengatakan, pada saat musim hujan persediaan ayam kampung cenderung menurun, karena ayam peternak biasanya banyak yang mati pada saat musim pancaroba.
"Karena itu, kenaikan harga ayam kampung cukup tinggi dibandingkan harga ayam potong yang biasanya hanya naik Rp2.000 - Rp3.000 dari harga sebelumnya," katanya.
Sementara itu, salah seorang pembeli di Pasar Pannampu, Makassar Nelly Luciana mengatakan, meski kenaikan harga ayam kampung lebih tinggi dibandingkan harga ayam potong, dia lebih senang membeli ayam kampung.
"Keluarga kami lebih senang masakan ayam kampung untuk perayaan Imlek, sedang kalau hari biasa cukup ayam potong saja," katanya.(*/tribun-timur.com)
Editor : muhammadirham
Source : Antara
Share on Facebook