Agus Berpeluang Dampingi Syahrul, Roem dan Muallim Tidak
Senin, 21 November 2011 21:50 WITA

Makassar, Tribun-timur.com -- Bursa calon pendamping incumbent Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo masih menjadi teka-teki. Lembaga Survei Jaringan
Survei Indonesia (JSI) memetakan tiga figur calon wakil gubernur yang dianggap layak mendampingi Syahrul di Pilgub Sulsel, Januari 2013
mendatang.
Ketiga figur cawagub pendamping Syahrul paling berpeluang masing-masing Wakil Gubernur Sulsel saat ini Agus Arifin Nu’mang, Ketua DPW PAN Sulsel Ashabul Kahfi, dan anggota DPD RI asal daerah pemilihan Sulsel Abdul Aziz Qahar Mudzakkar.
Dua figur cawagub lainnya, Ketua DPRD Sulsel Moh Roem dan Sekda
Provinsi Sulsel Andi Muallim menurut Manajer Strategi dan Pemenangan
JSI Sulawesi, Irfan Jaya, tidak memiliki nilai bergaining yang cukup
untuk dijadikan sebagai nilai tawar sehingga peluang kedua tipis jika
dibandingkan tiga nama sebelumnya.
“Roem dan Andi Muallim tidak memiliki bergaining yang cukup untuk
dijual, peluang mereka tipis untuk mendampingi Syahrul di pilgub
nanti,” kata Irfan, Senin (21/11/2011) kemarin.
Menurut Irfan, calon kuat yang akan menjadi pendamping Syahrul di
pilgub nanti sangat tergantung dari persfektif yang dijadikan
parameter oleh Syahrul dan tim dari Golkar dalam menentukan calon
pendampingnya.
Jika parameter yang digunakan adalah dukungan pemilih, maka figur yang
paling pas mendampingi Syahrul menurut Irfan adalah Aziz. Di matanya,
Aziz memiliki basis pemilih tradisional yang jelas dan tersebar di
wilayah Luwu Raya.
Namun jika pendekatannya adalah dukungan partai politik, maka Syahrul
harus memilih wakil yang memiliki kursi yang cukup signifikan di DPRD
Sulsel. Dalam hal ini Ashabul Kahfi yang paling berpeluang karena PAN
memiliki tujuh kursi.
“Namun bagaimanapun juga, SYL sebagai incumbent memiliki cukup
dukungan yang tersebar hampir di semua wilayah Sulsel termasuk Luwu
Raya dan sebagai ketua partai pemilik kursi terbanyak di Sulsel saya
kira prasyarat rekomendasi partai tidak jadi masalah baginya,” kata
Irfan.
Ia melanjutkan, dengan dukungan yang tersebar di seluruh Sulsel dan
jumlah kursi terbanyak di Sulsel yang dimiliki Golkar dan Syahrul,
kemungkinan lainnya, Syahrul akan menggunakan presfektif lain dalam
menentukan calon pendamping di luar parameter jumlah pemilih dan
dukungan partai.
Menurutnya, bisa jadi Syahrul akan cenderung memilih pendamping yang
bisa diajak bersinergi dalam mengelola pemerintahan. Dan jika ini
menjadi persyaratannya, maka Agus arifin Nu'mang dianggap paling
berpeluang kembali berpasangan dengan Syahrul.
Apalagi, Agus telah membuktikan mampu menjadi partner yang baik selama
tiga tahun terakhir mendampingi Syahrul. Selama itu pula Syahrul-Agus
saling berbagi tugas dan tupoksi kerja masing-masing.
“Nyaris tidak pernah ada kita dengan terjadi disharmonisasi hubungan
keduanya, bisa jadi dia lagi yang mendampingi Syahrul,” kata Irfan
lagi. (din)
Penulis : aden
Editor : ikuu
Share on Facebook