Brasil Percaya Diri Lolos
Rabu, 13 Juli 2011 22:55 WITA
TRIBUN-TIMUR.COM - Sang juara bertahan Brasil dalam tekanan besar di ajang Copa Amerika 2011. Saat bersua Ekuador di partai terakhir Grup B, di Estadio Mario Alberto Kempes, Córdoba, Kamis (14/7) pagi ini, Selecao harus menuai hasil minimal seri.
Kalah, bakal mencatatkan nama Pato dkk sebagai juara bertahan yang tersingkir di turnamen edisi berikutnya.
Namun kondisi tersebut tidak membuat kubu Brasil panik. Mereka tetap tenang menghadapi laga hidup mati, dan seluruh armada terlihat rileks dalam sesi latihan kemarin. Alasan enjoy berlatar pengalaman empat tahun sebelumnya, saat mereka berhasil mengangkat trofi juara dengan kondisi terjepit seperti sekarang.
Dejavu atau perasaan serupa itulah yang kini diharapkan Brasil lagi. Pada edisi ke-42 di Venezuela tahun 2007, Brasil juga melakukan start buruk, yakni kalah dari Meksiko. Saat itu Robinho dkk langsung mendapat kecaman luar biasa karena juga berstatus juara bertahan. Mentalitas luar biasa membuat
Brasil bangkit dengan mengalahkan Cile di partai kedua. Sama seperti Argentina 2011, lawan terakhir saat itu di fase grup adalah Ekuador. Setelah bekerja keras, Robinho menjadi penyelamat, itupun berasal dari sepakan penalti pada menit ke-56, yang membuat mereka finis di posisi runner up klasemen akhir Grup B.
Kondisi sama kini dijalani Los Canarinho, dengan skuad yang nyaris bersituasi sama, yakni berisi barisan pemain muda. Jika dulu Robinho, Vagner Love, Josue, dan Mineiro mampu membawa Brasil lepas dari lubang jarum, kini giliran Pato, Jadson, Neymar, dan Ganso, yang punya tugas mahaberat untuk melakukan dejavu.
Modal pasukan Mano Menezes cukup bagus untuk meraih tiga angka dari Ekuador. Dalam tujuh pertemuan terakhir, Brasil hanya kalah sekali. Hal yang harus diwaspadai adalah pertemuan terakhir tahun 2009, saat Ekuador bisa menjebol jala Brasil di menit ke-89 melalui Christian Noboa, untuk memaksa hasil imbang 1-1.
Semua itu ditambah dengan kenyataan Ekuador tak pernah menang dalam delapan pertandingan beruntun. Kemenangan terakhir terjadi atas Venezuela, dengan skor 4-1. "Tim dalam kondisi siap tempur, tak ada masalah berarti. Kami jauh lebih siap sekarang, dan saya yakin bisa melewati masa krisis ini. Target tiga angka optimis terealisasi," tegas Mano Menezes, di Sambafoot.com, Rabu (13/7).(*)
Editor : redo
Share on Facebook