Kanal

DPRD Enrekang Batal Lantik Hardi, Tunggu Ini

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Polemik pengganti Ketua NasDem Enrekang, Asman yang mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD Enrekang nampaknya masih terus berlanjut.

Itu setelah DPRD Enrekang memutuskan membatalkan pelantikan Hardi yang merupakan pemenang nomor urut dua setelah Asman di Partai NasDem Dapil II pada Pileg 2014 lalu sebagai pengganti Asman.

Padahal, sebelumnya pihak DPRD Enrekang telah menetapkan jadwal pelantikan Hardi sebagai pengganti Asman pada 14 September 2018 mendatang lewat rapat badan musyawarah (Bamus).

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Enrekang, Sangkala Tahir, membenarkan hal tersebut.

Menurutnya, pembatalan pelantikan Hardi tersebut sesuai dengan hasil konsultasi para pimpinan DPRD ke Kemendagri terkait polemik PAW Asman ini.

"Jadi pimpinan DPRD sudah lakukan konsultasi ke Kemendagri, Dirjen Otda menyampaikan bahwa sebelum ada langkah yang dilakukan oleh DPRD, seharusnya ada surat keputusan dari mahkamah partai yang bersangkutan, jadi secara otomatis pelantikan dibatalkan," kata Sangkala Tahir kepada TribunEnrekang.com; Rabu (12/9/2018).

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota DPRD Enrekang fraksi PKS, Bachtiar Siampa.

Menurutnya, kepastian siapa yang bakal dilantik dan mengganti Asman di DPRD Enrekang masih harus menunggu dari mahkamah partai NasDem.

Apakah mahkamah partai NasDem tetap melantik Hardi ataukah memproses Abdul Syukur Djamadi sebagai pengganti Asman di DPRD.

"Jadi memang pelantikan yang direncanakan tanggal 14 September itu batal untuk sementara, kita tunggu keputusan atau surat resmi dari mahkamah partainya," ujarnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Beredar Foto-foto Awal Penemuan Jasad Korban Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak di Kamar

Berita Populer