Kanal

Diamankan Kodim Jeneponto, Penimbun BBM Ini Mengaku Nyetor ke Oknum Polisi

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Basri (40), terduga pelaku penimbunan BBM mengaku menyetor sejumlah uang oknum anggota Polres Jeneponto untuk melancarkan aksinya.

Pengakuan itu diungkapkan Basri saat menjalani pemeriksaan di Makodim 1425 Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Rabu (12/9/2018).

"Awalnya saya pernah ditangkap bawa BBM pake mobil, lalu adami tanyaka bilang daripada ditangkap terus mending setoran saja. Jadi saya setor itu biasanya Rp 700 ribu sama pak (polisi berinisial R)," ujar Basri saat pemeriksaan di Kodim 1425 Jeneponto.

Tujuan setoran itu menurut Basri, agar praktik penimbunan BBM yang ia lakukan bersama rekannya dapat berjalan lancar tanpa sweeping petugas.

"Di cafe (salah satu cafe di Jl Pahlawan) saya sering setor sama itu anggota (polisi berinisial R), dua orangi sama temannya (polisi berinisial J) biasa saya temui kalau setor, anggota Polres Jeneponto ji semua," ujarnya.

Selain menyetor uang ke dua oknum polisi, Basri juga mengaku menyetor uang ke pihak SPBU Kalukuang, tempat ia membeli bensin.

"Kalau mobil Rp 5000, kalau motor Rp 3000 sekali masuj memgambil (di SPBU)," ungkap Basri yang merupakan warga Kampung Barayya, Desa Barayya, Kecamatan Bontoramba, Jeneponto.

Basri mengungkapkan, dalam menjalankan praktik curang pembelian BBM itu, pihaknya tidak sendiri. Ia mengaku bersama 23 rekannya menggunakan 8 motor yang telah dimodifikasi tangkinya dan 15 mobil.

Sementara, Dandim 1425 Jeneponto Letkol ARH Sugiri, membenarkan adanya pengakuan Basri.

"Ya, wawancara sepintas tadi katanya ada seperti itu. Tapi ini masih perlu kita dalami, untuk kroscek, kita tidak boleh percaya pada hanya satu sumber, karena kebenaran itu kan minimal harus ada minamal dua alat bukti dan saksi," jelas Sugiri.

Basri dan empat rekannya diamankan saat hendak melakukan bongkar muat BBM hasil pengisian tangki modifikasi di sekitaran di SPBU Kalukuang.

Ia diamankan oleh jajaran Intel Kodim 1425 Jeneponto yang dimpimpin Pelda Muhtar.

Selain mengamankan terduga pelaku, barang bukti berupa tiga motor yang telah dimodifikasi tangkinya dan dua motor yang digunakan mengangkut jerigen BBM juga diamankan di Makodim 1425 Jeneponto.

Terpisah Kapolres Jeneponto AKBP Hery Susanto yang dikonfirmasi mengungkapkan akan menulusuri pengakuan Basri terkait setoran ke oknum polisi.

"Saya cek dulu," singkat Hery melalui pesan whatsApp.

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur

Anjing Milik Korban Pembunuhan di Bekasi Tak Mau Makan dan Menangis, Pakar: Bisa jadi Saksi

Berita Populer