Kanal

Mengenal Gus Miftah yang Shalawat di Klub Malam; Diajak Berkelahi, Digoda PSK, dan Dicap Munafik

Gus Miftah - PESANTREN ORA AJI

Namun ajakan itu tak serta merta direspon baik oleh pihak klub malam.

Kini, ia mengaku banyak pihak yang mengajukan agar dirinya bisa mengisi kajian di beberapa klub malam.

Di Jogja sendiri, agenda mengaji itu berlangsung minimal setiap dua minggu atau sebulan sekali.

"Terus kalau kafe-kafe yang baru sekarang, saya nggak usah minta. Mereka yang mengajukan. Karena tahu aktivitas saya di kafe lain toh," jelas Gus Miftah.

"Akhirnya mereka terprovokasi. Termasuk salon-salon plus-plus, itu terprovokasi untuk ikutan ngaji," tambahnya.

Sementara di Bali, tepatnya di Bosche, ia sudah mengisi pengajian selama delapan tahun.

"Di Bosche Bali yang viral itu pas anniversary. Itu dia yang minta, saya sudah delapan tahun (isi kajian) di sana," papar Gus Miftah.

Di tengah perjuangan berdakwahnya, ia mengaku kerap menemui hambatan.

Namun hambatannya itu justru datang dari faktor eksternal.

"Justru sekarang hambatan terbesar itu bukan dari dalam, tapi dari faktor eksternal. Orang-orang yang sok suci itu," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com

Benarkah Mie Ayam Tugu Lilin Pajang Solo Pakai Pesugihan Pocong? Yuk Mampir ke Warungnya

Berita Populer